Setiap
bulan wanita melepaskan 1 atau 2 sel telur (ovum) dari indung telur
(ovulasi),yang ditangkap oleh umbai-umbai(fimbriae) dan masuk ke dalam saluran
telur. Waktu persetubuhan,cairan semen tumpah ke dalam vagina dan berjuta-juta
sel mani (sperma) bergerak memasuki rongga rahim lalu masuk ke saluran telur.
Pembuahan sel telur oleh sperma biasanya terjadi dibagian yang menggembung dari
tuba fallopi.
Di
sekitar sel telur,banyak berkumpul sperma yang mengeluarkan ragi untuk
mencairkan zat-zat yang melindungi ovum . kemudian pada tempat yang paling
mudah dimasuki,masuklah satu sel mani dan kemudian bersatu dengan sel telur.
Peristiwa ini disebut pembuahan(konsepsi = fertilisasi).
Ovum
yang telah dibuahi ini segera membelah diri sambil bergerak (oleh rambut getar
tuba) menuju ruang rahim, kemudian melekat pada mukosa rahim untuk selanjutnya
bersarang di ruang rahim,peristiwa ini disebut nidasi(implantasi). Dari
pembuahan sampai nidasi di perlukan waktu kira-kira 6-7 hari. Untuk menyuplai
darah dan zat-zat makanan bagi mudigah dan janin, di persiapkan uri(plasenta).
Jadi, dapat dikatakan bahwa untuk setiap kehamilan harus ada ovum( sel telur),
spermatozoa(sel mani), pembuahan(konsepsi=fertilisasi),nidasi, dan plasenta.
A.
Sel Mani ( Spermatozoon )
Sperma
bentuknya seperti kecebong, terdiri atas kepala , berbentuk lonjong agak gepeng
berisi inti ( nucleus), leher, yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah
dan ekor, yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat.
Panjang ekor kira-kira 10x bagian kepala.
Secara
embrional, spermatogonium berasal dari sel-sel primitif tubulus testis. Setelah bayi laki-laki lahir
, jumlah spermatogonium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil
baliq. Pada masa pubertas, dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig,
sel-sel spermatogonium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis.
Urutan
pertumbuhan sperma ( spermatogenesis ):
1. Spermatogonium,
membelah dua;
2. Spermatosit
pertama, membelah dua;
3. Spermatosit
kedua, membelah dua;
4. Spermatid,
kemudian tumbuh menjadi;
5. Spermatozoon
(sperma)
B.
Fertilisasi
Pada saat
kopulasi antara pria dan wanita (coitus) dengan ejakulasi, sperma dari saluran
reproduksi pria didalam vagina wanita, akan dilepaskan cairan mani berisi sel
sperma ke dalam saluran reproduksi wanita. Jika senggama terjadi pada masa
ovulasi (masa subur wanita), maka kemungkinan sperma akan bertemu dengan ovum
yang disebut sebagai pembuahan atau fertilisasi. Proses pembuahan ini terjadi
didalam tuba fallopi, umumnya didaerah ampula/infundibulum. Ovum yang
dilepaskan saat ovulasi dikelilingi oleh zona pelusida yang diluarnya ada sel
yang membentuk corona radiata. Setelah terjadi pembuahan, zona pelusida
mengalami perubahan sehingga tidak dapat ditembus oleh sperma yang lain
Proses
Fertilisasi
Spermatozoa
bergerak cepat dari vagina ke dalam rahim, masuk ke dalam tuba. Gerakan ini
mungkin dipengaruhi juga oleh peranan kontaksi miometrium dan dinding tuba yang
juga terjadi saat sanggama.
Ovum yang
dikeluarkan oleh ovarium, ditangkap oleh fimbrae dengan umbai pada ujung
proksimalnya dan dibawa ke dalam tuba falopii. Ovum yang dikelilingi oleh
perivitelina, diselubungi oleh bahan opak setebal 5–10 µm, yang disebut zona
pelusida. Sekali ovum sudah dikeluarkan, folikel akan mengempis dan berubah
menjadi kuning, membentuk korpus luteum. Sekarang ovum siap dibuahi apabila
sperma mencapainya.
Dari 60 – 100
juta sperma yang diejakulasikan ke dalam vagina pada saat ovulasi, beberapa
juta berhasil menerobos saluran heliks di dalam mukus serviks dan mencapai
rongga uterus beberapa ratus sperma dapat melewati pintu masuk tuba falopii
yang sempit dan beberapa diantaranya dapat bertahan hidup sampai mencapai ovum
di ujung fimbrae tuba fallopii. Hal ini disebabkan karena selama beberapa jam,
protein plasma dan likoprotein yang berada dalam cairan mani diluruhkan. Reaksi
ini disebut reaksi kapasitasi. Setelah reaksi kapasitasi, sperma mengalami
reaksi akrosom, terjadi setelah sperma dekat dengan oosit. Sel sperma yang
telah menjalani kapasitasi akan terpengaruh oleh zat – zat dari korona radiata
ovum, sehingga isi akrosom dari daerah kepala sperma akan terlepas dan
berkontak dengan lapisan korona radiata. Pada saat ini dilepaskan hialuronidase
yang dapat melarutkan korona radiata, trypsine – like agent dan lysine – zone
yang dapat melarutkan dan membantu sperma melewati zona pelusida untuk mencapai
ovum.
Hanya satu
sperma yang memiliki kemampuan untuk membuahi, karena sperma tersebut memiliki
konsentrasi DNA yang tinggi di nukleusnya, dan kaputnya lebih mudah menembus
karena diduga dapat melepaskan hialuronidase. Sekali sebuah spermatozoa
menyentuh zona pelusida, terjadi perlekatan yang kuat dan penembusan yang
sangat cepat. Setelah itu terjadi reaksi khusus di zona pelusida (zone
reaction) yang bertujuan mencegah terjadinya penembusan lagi oleh sperma lainnya. Dengan demikian, sangat jarang sekali terjadi
penembusan zona oleh lebih dari satu sperma.

Setelah sperma mencapai oosit terjadi :
1.reaksi zona
atau reaksi kortikal pada selaput zona pelusida
2. oosit
menyelesaikan pembelahan keduanya sehingga menghasilkan oosit definitive
yang kemudian menjadi pronukleus wanita
yang kemudian menjadi pronukleus wanita
3. inti sel
sperma membesar membentuk pronukleus pria
4. ekor sperma
lepas. dan bergenerasi
5. pronukleus
pria dan wanita yang haploid membentuk zygote yang diploid.

Keterangan :
A, B, C dan D :
Ovum dengan korona radiate
E :
Ovum dimasuki spermatozoa
F dan G :
Pembentukan benda kutub kedua dan akan bersatunya
kedua
pronukleus yang haploid untuk menjadi zigot
Hasil utama pembuahan :
1. Penggenapan
kembali jumlah kromosom dari penggabungan dua paruh haploid dari ayah dan dari
ibu menjadi suatu bakal baru dengan jumlah kromosom diploid.
2. Penentuan
jenis kelamin bakal individu baru, tergantung dari kromosomX atau Y yang
dikandung sperma yang membuahi ovum tersebut.
3. Permulaan
pembelahan dan stadium – stadium pembentukan danperkembangan embrio
(embriogenesis)
C. Perkembangan/Awal Perkembangan Embrio
Setelah
terbentuk zigot, maka beberapa jam kemudian terjadi pembelahan zigot sehingga
terbentuk dua blastomer. Dalam tiga hari selama perjalanan ke tuba, akan
terbentuk sekelompok blastomer yang sama besar sehingga, hasil konsepsi berada
dalam stadium morula. Setelah sampai di stadium Morula, terjadi akumulasi
cairan sehingga terjadi blastula yang akhirnya terbentuk blastokista.
Sekumpulan sel yang ada didalam blastokista disebut massa sel dalam (Inter cell
mass). Blastokista diluarnya dikelilingi oleh sel-sel yang lebih kecil yang
disebut trofoblas (Trophoblast) yang mempunyai kemampuan menerobos kedalam
endometrium.
D.
Implantasi/Nidasi
Nidasi atau
implantasi adalah masuknya atau tertanamnya hasil konsepsi
ke dalam endometrium. Pada akhir minggu pertama ( hari ke 5 sampai ke 7 ) zygot mencapai cavum uteri. Pada saat itu uterus sedang berada dalam fase sekresi lendir dibawah pengaruh progesteron dari korpus luteum yang masih aktif. Sehingga lapisan endometrium dinding rahim menjadi kaya pembuluh darah dan banyak muara kelenjar selaput lendir rahim yang terbuka dan aktif.
ke dalam endometrium. Pada akhir minggu pertama ( hari ke 5 sampai ke 7 ) zygot mencapai cavum uteri. Pada saat itu uterus sedang berada dalam fase sekresi lendir dibawah pengaruh progesteron dari korpus luteum yang masih aktif. Sehingga lapisan endometrium dinding rahim menjadi kaya pembuluh darah dan banyak muara kelenjar selaput lendir rahim yang terbuka dan aktif.
Kontak antara
zigot stadium blastokista dengan dinding rahim pada keadaan tersebut akan
mencetuskan berbagai reaksi seluler, sehingga sel – sel trofoblast zigot
tersebut akan menempel dan mengadakan infiltrasi pada lapisan epitel
endometrium uterus ( terjadi nidasi ).
Setelah
nidasi, sel– sel trofoblas yang tertanam di dalam endometrium terus berkembang
membentuk jaringan bersama dengan sistem pembuluh darah maternal untuk menjadi
plasenta, yang kemudian berfungsi sebagai sumber nutrisi dan oksigenasi bagi
jaringan embrioblas yang akan tumbuh menjadi janin.
Di bawah ini
terdapat gambar proses perkembangan dan perjalanan ovum
dari ovarium sampai kavum uteri dan terjadi nidasi.
dari ovarium sampai kavum uteri dan terjadi nidasi.

Keterangan :
A : Oosit tidak bersegmen
B : Fertilisasi
C : Terbentuk pro-nuklei
D : Pembelahan kumparan pertama
E : Stadium 2 sel
F : Stadium 4 sel
G : Stadium 8 sel
H : Morula
I & J :
Pembentukan blastokista
K : Zona pelusida menghilang, nidasi terjadi
Kontak antara
zigot stadium Blastokista dengan dinding rahim akan menimbulkan berbagai reasi
seluler sehingga sel trofoblas tersebut dapat menempel dan mengadakan
infiltrasi pada lapisan epitel endometrium uterus. Tahap ini disebut sebagai
implantasi / nidasi yang terjadi kurang lebih enam hari setelah konsepsi.
Apabila sudah terjadi implantasi / nidasi maka baru dikatakan terjadi kehamilan
(Gravid). Pada hari ke empat, inti blastokista telah sampai pada permukaan
stoma endometrium. Pada hari ke enam, blastokista mulai masuk kedalam stoma
endometrium dan pada hari ke sepuluh, blastokista telah terbenam seluruhnya ke
dalam stroma endometrium, sehingga tahap implantasi / nidasi berakhir. Selaput
janin terdiri atas korion, amnion, kantung kuning telur, alantois. Bagian
korion fili tetap berkembang yang kelak akan menjadi plasenta. Plasenta, selain
terdiri dari komponen janin juga tyerdiri dari komponen maternal yang disebut
desidua (desidua basalis).
Desidua dibagi menjadi dua
daerah, yaitu:
1.
desidua basalis, terletak diantara hasil konsepsi
dengan dinding uterus
2. desidua capsularis, terletak diantara hasil konsepsi dengan cavum uteri
3. desidua parietalis/Vera, terletak meliputi/mengelilingi dinding uterus yang lain.
2. desidua capsularis, terletak diantara hasil konsepsi dengan cavum uteri
3. desidua parietalis/Vera, terletak meliputi/mengelilingi dinding uterus yang lain.
C.
Plasentasi
Plasenta
berbentuk bundar atau hampir bundar
dengan diameter 15 sampai 20cm dan tebal lebih kurang 2,5cm. beratnya
rata-rata 500gram. Tali pusat berhubungan dengan plasenta biasanya
ditengah,keadaan ini disebut insersio sentralis. Bila hubungan
ini agak kepinggir, disebut insersio lateralis, dan bila
dipinggir plasenta, disebut insersio marginalis. Kadang-kadang
tali pusat berada di luar plasenta, dan hubungan dengan plasenta melalui
selaput janin, jika demikian disebut insersio velamentosa.
Umumnya
plasenta terbentuk lengkap pada kehamilan lebih kurang 16 minngu dengan ruang
amnion telah mengisi seluruh cavum uteri. Meskipun ruang amnion membesar
sehingga amnion tertekan kearah korion,namun amnion hanya menempel saja,tidak
sampai melekat pada korion.
Pada ± minggu ke 16
seluruh kantong rahim telah ditutupi oleh vili korialis. Setelah kantung
membesar, vili diseberang janin (daerah desidua capsularis) terjepit, mengalami
degenerasi, sehingga menjadi halus (korion halus). Vili di desidua basalis
berkembang dengan cepat membentuk plasenta (Plasenta Pars Fetalis).
Fungsi plasenta:
1. nutritive, alat yang
menyalurkan makanan dari ibu ke janin
2. ekskresi, alat yang
menyalurkan hasil metabolisme dari janin ke ibu.
3. respirasi, menyalurkan O2
dari ibu ke janin
4. alat pembentuk hormone
(Endokrin)
5. alat penyalur antibody dari
ibu ke janin (Imunologi)
6. Farmakologi, menyalurkan obat
yang dibutuhkan janin, dari sang ibu.
Plasenta dihubungkan dengan
umbilikulus janin melalui tali pusar (Umbilical Cord) yang mengandung dua
arteri umbilikalis dan satu vena umbilikalis. Mesoblast antara ruang amnion
danm embrio menjadi padat disebut body stalk, menghubungkan embrio dengan
dinding trofoblast yang kelak menjadi tali pusat.
Plasenta Previa
Plasenta previa adalah plasenta yang letaknya abnormal yaitu
di segmen bawah rahim sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir.
Plasenta previa dapat menjadi masalah serius karena dapat menyebabkan
perdarahan saat kehamilan dan persalinan. Penyebabnya belum diketahui secara
pasti namun frekuensinya meningkat pada grande multipara, primigravida tua,
bekas seksio sesarea, bekas aborsi, kelainan janin, dan mioma uteri.
Gejala utama plasenta previa adalah perdarahan jalan lahir
yang berwarna merah segar, tanpa nyeri, tanpa sebab, dan terutama terjadi pada
multigravida pada kehamilan setelah 20 minggu. Untuk diagnosis pasti digunakan
pemeriksaan USG. Persalinan sebaiknya dilakukan di rumah sakit dengan fasilitas
operasi mengingat komplikasinya yaitu perdarahan hingga syok.
Sebelum tiba masa persalinan, Ibu umumnya dianjurkan untuk
tirah baring total dengan menghadap kiri, tidak melakukan hubungan intim, dan
menghindari peningkatan tekanan rongga perut (batuk, mengedan). Tergantung
derajatnya, Ibu dengan plasenta previa dapat melahirkan secara normal
(pervaginam). Namun apabila Ibu mengalami plasenta previa totalis (jalan lahir
tertutup semua dengan plasenta), maka persalinan perabdominam atau operasi
sesar adalah jawabannya.
Abruptio Plasenta
Abruptio plasenta adalah kondisi dimana plasenta (ari-ari)
terlepas dari dinding rahim. Kondisi ini merupakan komplikasi serius dan sangat
berbahaya bagi janindanIbu serta harus ditangani dengan segera. Dengan
terlepasnya plasenta, terputuslah suplai oksigen dan nutrisi bagi janin.
Penyebab dari abruptio plasenta adalah luka / trauma fisik Ibu, tali pusar yang
pendek, hipertensi, tekanan darah tinggi, kelainan bentuk rahim, dan riwayat
operasi rahim sebelumnya. Abruptio plasenta ditandai dengan gejala :
- Nyeri perut hebat
- Perut terasa lembek
- Perdarahan dari vagina
- Kontraksi rahim
- Tanda-tanda persalinan prematur
- Tanda gawat janin.
Apabila Ibu mengalami tanda-tanda di atas, tindakan yang
dilakukan adalah segera hubungi petugas kesehatan. Apabila perdarahan berat
terjadi maka persalinan bayi segera mungkin diperlukan.
D.
Cairan
Amnion
Rongga yang
diliputi selaput janin disebut sebagai rongga amnion. Didalam ruang ini
terdapat cairan amnion (Liquor Amnii). Volume cairan amnion (air ketuban) pada
kehamilan berkisar antara 1000 – 1500 ml. Cairan amnion berasal dari sekresi
oleh dindinmg selaput amnion/plasenta, kemudian setelah system urinorius janin
terbentuk, urine janin yang diproduksi, juga dikeluarkan kedalam rongga amnion.
SISTEM SIRKULASI FETOMATERNAL
Sistem
kardiovaskuler ialah sistem organ pertama yang berfungsi dalam perkembangan
manusia.Pembentukan pembuluh darah dan sel darah dimulai pada minggu ketiga dan
bertujuan menyuplai embrio dengan oksigen dan nutrien dari ibu.Pada akhir
minggu ketiga tabung jantung mulai berdenyut dan sistem kardiovaskuler primitif
berhubungan dengan embrio,korion dan yolk sac,selam minggu keempat dan
kelimajantung berkembang menjadi empat serambi,pada tahap akhir masa embrio
perkembangan jantung lengkap.Paru-paru
janin tidak berfungsi untuk pertukaran udara pernafasan,sehingga jalur
sirkulasi khusus dibentuk untuk menggantikan fungsi paru-paru.

System
sirkulasi darah janin yaitu :
·
Foramen ovale
·
Duktus arteriosus botali
·
Arteriae umbilikales lateralis
·
Duktus venosus arantii
. Darah
yang kaya akan oksigen dan nutrisi mengalir dari plasenta dengan cepat melalui
vena umbilikalis ke dalam abdomen janin,ketika vena umbilikalis mencapai
hati,vena ini bercabang dua,satu vena mengalirkan darah yang mengandung oksigen
melalui hati,kebanyakan darah melalui duktus venosus arantii menuju ke vena
kava inferior.Di vena kava inferior darah bercampur dengan darah yang tidak
mengandung oksigen yang berasal dari kaki dan abdomen janin,dalam perjalanannya
menuju atrium kanan sebagian besar darah ini mengalir langsung melalui atrium
kanan dan melalui foramen ovale,satu muara menuju ke atrium kiri.
Di
atrium kiri darah bercampur dengan sejumlah kecil darah yang tidak mengandung
oksigen dari paru janin melalui vena pulmoner,darah mengalir ke dalam ventrikel
kiri dan dipompa masuk ke dalam aorta.Di aorta,arteri yang menyuplai
jantung,kepala,leher dan lengan menerima sebagian besar darah yang kaya
oksigen.Pola yang mengalirkan oksigen dan nutrien berkadar tertinggi ke
kepala,leher dan lengan ini membantu perkembangan sefalokaudal embrio-janin
Darh
terdeoksigenasi yang kembali dari kepala dan lengan masuk ke atrium kanan menuju
vena kava superior.Darah ini langsung dialirkan ke bawah menuju ventrikel
kanan.Sejumlah kecil darah bersirkulasi melalui jaringan paru yang memiliki
tahanan,tetapi sebagian besar mengalir melalui jalur yang dengan tahanan yang
lebih kecil menuju duktus arteriosus kemudian ke aorta dan terus menuju arteri
keluar yang memperdarahi kepala dan lengan dengan darah yang mengandung
oksigen.Darah yang miskin oksigen mengalir melalui aorta abdominalis dan masuk
ke dalam arteri iliaka interna,tempat arteri umbilikalis secara langsung
mengembalikan sebagian besar darah ke plasenta melalui tali pusat.
Maturasi
paru-paru dapat ditentukan dengan mengukur rasio lesitin-sfingomielin.
Lipoprotein ini berfungsi untuk mengurangi tekanan pada permukaan alveoli dan
memudahkan paru-paru berkembang pada penarikan napas pertama janin. Reflex
Marey adalah keadaan dimana bunyi denyut jntung janin melemah dan lambat
setelah rahim berkontraksi. Keadaan ini adalah normal dan disebabkan adanya
gangguan sementara pada peredaran darah utero-plasenter. Diklinik, monitor
denyut jantung janin adalah penting untuk mendeteksi adanya gawat janin.
Sewaktu
bayi lahir ia segera menangis dan menghirup udara yang menyebabkan paru-paru
berkembang. Tekanan dalam paru-paru berkurang/mengecil dan darah tersembur
kedalam paru-paru. Dengan demikian duktus botali tidak berfungsi lagi. Karena
tekanan dalam atrium kiri meningkat, foramen ovale akan tertutup. Arteri
umbilikales dan duktus arantii akan mengalami obliterasi karena tali pusat
dipotonng dan diikat. Bayi yang baru lahir, kebutuhan oksigennya hanya dari
udara yang di isap ke paru-paru, dan kebutuhan makanan dari makanan yang
dimakan.
TAHAP- TAHAP PERKEMBENGAN JANIN DALAM KANDUNGAN
Proses kehamilan adalah proses dimana bertemunya sel telur
dengan sel sperma hingga terjadi pembuahan. Proses
kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari dihitung dari
hari pertama menstruasi terakhir. Usia kehamilan sendiri adalah 38 minggu,
karena dihitung mulai dari tanggal konsepsi (tanggal bersatunya sperma dengan
telur), yang terjadi dua minggu setelahnya.
Dalam dunia
kedokteran, proses kehamilan dibagi menjadi tiga fase sesuai dengan pertumbuhan fisik bayi. Masing-masing fase tersebut disebut trimester.
Dalam
fase ini ada tiga periode penting pertumbuhan mulai
dari periode germinal sampai periode terbentuknya fetus. Dimana
pada fase pertama adalah fase dimana janin baru mulai terbentuk, dan
tidak mendapatkan perlindungan maksimal.
Karena kantung ketuban (bumper) baru mulai terbentuk namun belum sempurna, jadi
si ibu harus ekstra hati-hati jika masuk ke fase ini.
Daya lekat sel telur yang sudah
menjadi embrio ke sisi dinding rahim juga belum terlalu kuat, jadi keguguran
mungkin saja terjadi jika si ibu tidak menjaga dirinya dengan baik.
Pantangan makanan juga terpaksa harus dilakukan pada trisemester pertama ini karena perlu diketahui pula bahwa pada trisemester pertama ini, yang terbentuk adalah otak, mata, struktur tulang belakang dan organ vital lainnya. Saat pembentukan sel-sel ini diharapkan si ibu harus mensterilkan dirinya karena makanan-makanan yang mengandung bakteri dan virus akan dengan mudah menjangkiti si janin. Parahnya jika virus itu adalah virus-virus yang dapat mengganggu perkembangan otak dan pembentukan tulang belakang si janin.
Pantangan makanan juga terpaksa harus dilakukan pada trisemester pertama ini karena perlu diketahui pula bahwa pada trisemester pertama ini, yang terbentuk adalah otak, mata, struktur tulang belakang dan organ vital lainnya. Saat pembentukan sel-sel ini diharapkan si ibu harus mensterilkan dirinya karena makanan-makanan yang mengandung bakteri dan virus akan dengan mudah menjangkiti si janin. Parahnya jika virus itu adalah virus-virus yang dapat mengganggu perkembangan otak dan pembentukan tulang belakang si janin.
Makanan yang wajib dipantang di
trisemester pertama adalah:
- Makanan yang berpotensi tidak matang 100% seperti sate, shabu-shabu, steak, ayam bakar, gado-gado, kredok dan lain sebagainya
- Memegang binantang yang menjadi carrier virus seperti kucing, burung dan anjing. Karena dipercaya akan dapat menginfesikan virus toksoplasma
- Menggendong balita, terlebih untuk balita yang sedang flu. Sadar atau tidak, bahwa balita telah menjadi carrier virus rubella. Terutama pada air liur mereka, jadi berhati-hatilah.
1.
Perkembangan
Janin pada Trimester Pertama
(Minggu 0 – 12)
·
Minggu 1

Tubuh Ibu akan
banyak berubah dalam 3 bulan pertama kehamilan. Janin berkembang di dalam rahim
Ibu, perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood, keram kaki, sering
berkemih, dan konstipasi dapat terjadi di awal kehamilan. Ibu tidak usah
khawatir karena semua kejadian ini normal dialami dalam kehamilan. Seiring
dengan bertambahnya waktu, semakin besarnya kehamilan, maka keluhan ini
perlahan-lahan akan menghilang. Makanlah asupan nutrisi yang bergizi karena
trimester pertama adalah masa paling penting di dalam pertumbuhan organ janin
(organogenesis). Setiap kehamilan berbeda, dan kehamilan Ibu akan memiliki
keunikan tersendiri.
Jaga kondisi tubuh Ibu :
Umur janin
dihitung berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir. Hal ini dilakukan karena
sulit untuk menentukan secara pasti kapan Ibu mengalami ovulasi (matang dan
keluarnya sel telur dari indung telur), dan kapan sel sperma membuahi sel telur
tersebut. Jadi karena perhitungan kehamilan dimulai pada minggu terakhir ketika
Ibu menstruasi, berarti umur dari janin yang dikandung Ibu adalah usia
kehamilan dikurangi 2 minggu.
Minggu
pertama adalah minggu periode menstruasi terakhir, meskipun pembuahan belum
terjadi, Ibu sekarang sudah mulai menghitung hari. Minggu ini rahim Ibu akan
meluruh dan periode menstruasi sedang terjadi. Perlahan-lahan hormon FSH
(Follicle Stimulating Hormone) mulai diproduksi untuk membantu pematangan sel
telur. Pembuahan (pertemuan sel sperma dan sel telur) baru terjadi 12-14 hari
lagi dimana setelah terjadi pembuahan maka pada saat itu embrio baru tumbuh.
Saat ini
merupakan momentum paling tepat untuk menghentikan segala kegiatan yang kurang
baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan
alkohol. Tiga hal yang disebutkan di atas dapat mempengaruhi perkembangan
embrio dan menyebabkan kecacatan. Sebaiknya hindari juga konsumsi obat-obatan
termasuk yang dijual bebas. Namun untuk obat rutin yang diminum (obat untuk
tekanan darah tinggi, obat diabetes) sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu
kepada dokter sebelum menghentikannya.
Menurut The
Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan
mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400
mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
Sumber asam folat dapat berasal dari Hati, telur, brokoli, kacang, jeruk,
padi-padian, buncis. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan
apabila Ibu akan mengkonsumsi suplemen asam folat.
·
Minggu 2
Bersiap-siap ovulasi :
Keajaiban awal mula kehidupan diawali dengan bertemunya sel
sperma dan sel telur di saluran tuba. Hanya 1 sperma yang mampu memasuki sel
telur dan membuahinya.

·
Minggu 3
Ibu masih belum tahu aku ada, aku
masih terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Umurku 1 minggu saat ini.
Masih 37 minggu lagi!

Tanda awal kehamilan
Setelah
ejakulasi, sel sperma yang mencapai saluran kelamin wanita harus melalui masa
penyesuaian terlebih dahulu selama 7 jam yang berlangsung di dalam vagina
Membutuhkan waktu sekitar 10 jam bagi sperma untuk mencapai saluran tuba namun
hanya butuh 20 menit untuk sel sperma membuahi sel telur. Pembuahan berlangsung
selama 12 – 24 jam, dimulai ketika sel sperma memasuki sel telur dan berakhir
dengan terbentuknya zigot (sel yang berkembang).
Hasil utama
dari pembuahan adalah kombinasi kromosom (materi genetik) dari kedua orangtua,
penentuan jenis kelamin, dan dimulainya pembelahan. Pronukleus sel sperma akan
bergabung dengan pronukleus sel telur untuk mengkombinasikan materi genetik.
Apabila sperma membawa kromosom Y, maka bayi Ibu laki-laki, sedangkan apabila
sperma membawa kromosom X, maka bayi Ibu perempuan. Dalam beberapa jam setelah
sel telur dibuahi, dimulailah pembelahan zigot.
Sel akan membelah
menjadi 2 sel, dan terus membelah, membelah, dan membelah lagi setiap 12 jam.
Dalam waktu 30 jam sel akan membelah menjadi 2, dalam waktu 3 hari sel akan
membelah menjadi 16 (morula). Dalam stadium morula, sel akan diarahkan
perlahan-lahan berjalan dari saluran tuba menuju rahim. Di dalam rongga rahim
sel akan berkembang menjadi ratusan sel dan dikelilingi oleh rongga berisi
cairan yang disebut dengan blastokista. Blastokista akan mencari tempat untuk
nidasi atau implantasi (melekat) ke dinding rahim (terkadang terjadi perdarahan
di saat nidasi-salah satu tanda kehamilan). Dalam waktu 9 hari blastokista akan
berimplantasi pada dinding depan atau dinding belakang rahim, dekat pada fundus
rahim (bagian paling atas dari rahim). Tubuh Ibu akan mengeluarkan protein
imunosupresan yang mencegah tubuh bereaksi karena melihat janin sebagai benda
asing. Jika implantasi atau perlekatan ini terjadi barulah dapat disebut
kehamilan. Selamat Ibu! Saat ini Ibu sedang hamil 3 minggu! (meskipun janin Ibu
baru berusia 1 minggu).
Ibu : Minggu
ini Ibu akan sering merasa lelah dan payudara mulai terasa tegang dan sakit.
Kedua hal tersebut merupakan pertanda awal kehamilan. Ibu juga dapat mengalami
ketidakseimbangan mood atau disebut ‘bad mood’ yang dikarenakan perubahan
hormonal pada Ibu hamil. Selain itu, mual atau morning sickness juga dapat
terjadi. Konsumsi nutrisi yang adekuat sangat dibutuhkan pada fase ini, seperti
asam folat, protein, kalsium, dan besi, sangat penting bagi pertumbuhan embrio.
Protein digunakan untuk membuat jaringan baru, kalsium (1200 mg/hari) berguna
untuk pertumbuhan tulang dan gigi, dan zat besi (30 mg/hari) merupakan mineral
dasar untuk meningkatkan volume darah embrio. Kalsium dapat bersumber dari
produk susu, sedangkan zat besi banyak terdapat di daging merah, telur, dan
sayuran hijau.
·
Minggu 4
Umur janin 2 minggu saat ini. janin sudah melekat ke rahim
ibu sambil bekerja keras membuat tubuh bayi.

Awal Pembentukan Organ
Embrio :
Telur
yang sudah dibuahi akan melakukan interaksi dan perlekatan dengan rahim.
Setelah perlekatan terjadi, hormon hCG akan dilepaskan-hormon kehamilan yang
akan memberikan tanda 2 strip pada tes kehamilan. hCG akan merangsang korpus
luteum (kantung tempat keluar sel telur) untuk memproduksi hormon progesteron
yang berguna untuk menjaga lapisan rahim sebagai sarana perlekatan embrio
sampai plasenta mengambil alih-6 minggu dari sekarang.
Embrio
akan bekerja keras minggu ini, membuat plasenta, tali pusat, dan dasar dari
tubuhnya. Kantung amnion akan berisi cairan amnion yang mengelilingi embrio dan
berguna untuk melindungi embrio. Sedangkan yolk sac akan memproduksi darah dan
membantu memberikan nutrisi untuk embrio sampai plasenta mengambil alih.
Saat
ini embrio akan berkembang menjadi 3 lapisan, dimana masing-masing lapisan akan
membentuk organ. Lapisan endoderm atau lapisan terdalam akan membentuk saluran
pencernaan, usus, hati, dan paru. Lapisan tengah atau mesoderm akan membentuk
jantung, alat kelamin, otot, tulang dan ginjal. Lapisan terluar, yaitu ektoderm
akan membentuk rambut, kulit, mata, dan sistim saraf. Pada akhir minggu ke-4
embrio Ibu akan memiliki kepala, mulut yang terbuka, otak serta jantung
primitif. Embrio akan berukuran 0,36 mm – 1 mm dan memiliki berat kurang dari 1
gram.
Ibu :
Sama seperti minggu sebelumnya, Ibu akan merasakan beberapa tanda awal kehamilan
yaitu payudara yang terasa nyeri dan membesar, letih, kontraksi Braxton-Hicks,
sering berkemih, dan mual. Serviks (leher rahim) akan melunak dan berubah
warna. Ibu dapat memeriksakan kehamilannya minggu ini dengan melakukan tes
kehamilan menggunakan stik. Jangan kecewa apabila hasilnya negatif, tidak semua
alat tes kehamilan memiliki sensitifitas yang sama. Apabila hasilnya masih
negatif maka Ibu dapat mencoba lagi 1 minggu ke depan. Semakin lama menunggu
untuk melakukan tes kehamilan, maka akan semakin besar kemungkinannya untuk
positif.
Sekarang adalah saat yang tepat untuk mengkonsumsi asam
folat 400 mikrogram/hari. Asam folat sangat penting untuk dikonsumsi di awal
kehamilan karena mengurangi risiko defek tabung neuron pada janin. Sumber dari
asam folat dapat ditemukan di hati, gandum, sayuran, buah, dan ragi. Jangan
biarkan diri Ibu lepas kendali hanya karena Ibu hamil, Ibu mungkin makan untuk
berdua tetapi Ibu tidak harus makan dua kali lebih banyak. Makan berlebihan
tidak akan menambah kesehatan janin namun hanya akan menambah berat badan Ibu,
dan hal tersebut tidak baik. Ketika Ibu hamil, sebaiknya Ibu mengkonsumsi snack
ringan, jus segar, atau roti gandum bila sedang lapar. Susu atau produk susu,
sumber protein seperti daging, unggas. Sereal, buah dan sayuran sebaiknya
dikonsumsi secara seimbang. Hindari kalori kosong (banyak gula dan lemak).
Saat ini adalah saat yang emosional bagi seorang Ibu yang
sedang hamil. Perubahan mood dan keluhan mual sangat mengganggu. Disinilah
peran ayah atau pasangan untuk selalu mendampingi sang istri. Perhatikan istri
anda, dampingi selalu, tanyakan keluhannya, dan cobalah mengerti kondisinya.
Calon orangtua dapat membaca buku kehamilan bersama-sama untuk mengetahui
mengenai apa yang terjadi di kehamilan setiap minggunya.
·
Minggu 5
Umurku 3 minggu sekarang. Aku terdiri dari 3 lapisan yang
akan membentuk tubuhku. Masih 35 minggu lagi.

Permulaan masa embriogenik
Embrio :
Minggu ke-5 adalah permulaan periode embrionik (dari minggu
5 – 10 kehamilan), suatu periode yang sangat penting di dalam perkembangan
organ janin. Embrio Ibu saat ini berusia 3 minggu. Peristiwa yang paling khas
dalam minggu kelima adalah gastrulasi, yaitu proses yang membentuk ketiga
lapisan germinal pada embrio. Tiga lapisan yang berkembang yaitu endoderm,
mesoderm, dan, ektoderm, masing-masing akan membentuk organ. Lapisan endoderm
atau lapisan terdalam akan membentuk saluran pencernaan, usus, hati, dan paru.
Lapisan tengah atau mesoderm akan membentuk jantung, alat kelamin, otot,
tulang, dan ginjal. Lapisan terluar, yaitu ektoderm akan membentuk rambut,
kulit, mata, dan sistim saraf.
Pada akhir minggu ke-5 embrio akan membentuk dasar kerangka
sumbu badan, otak, serta jantung primitif. Embrio akan berukuran 0,36 mm – 1 mm
dan memiliki berat kurang dari 1 gram. Minggu ini adalah suatu tahapan yang
sangat peka terhadap gangguan-gangguan teratogenik (kecacatan janin).
Pada
akhir minggu, embrio yang sebelumnya hanya berbentuk kumpulan sel, saat ini
berbentuk tabung dengan bagian atas dan bagian bawah yang melebar. Terbentuk
alur saraf yang memanjang dari atas ke bawah. Lipatan saraf kranial sudah
membagi diri menjadi bagian-bagian dari otak. Pembuatan jantung primitif akan
dimulai pada tengah minggu ke-5, jantung akan terbagi menjadi 4 ruang engan
menggunakan USG atau echocardiografi fetal, pergerakan jantung embrio dapat
terlihat.
·
Minggu 6
Aku memiliki panjang sekitar 1,25 mm sampai 3 mm. Otak,
jantung dan pembuluh darah, sistim saraf, dan organ lain mulai berkembang. Aku
berusia 4 minggu dan masih harus menunggu 34 minggu lagi.

Kunjungan prenatal pertama
Embrio :
Minggu ini embrio akan memiliki bentuk seperti kecebong,
dengan kepala yang lebih besar dari organ lain dan memiliki buntut. Tabung
saraf yang akan membentuk saraf tulang belakang dan otak memanjang dari atas
sampai bawah embrio. Penonjolan pada pusat embrio (tengah) akan membentuk
jantung. Pembentukan otak, jantung dan pembuluh darah, sistim saraf, dan organ
lain mulai berkembang. Lidah mulai terbentuk pada embrio berusia 4 minggu dalam
bentuk 2 tonjolan lidah lateral dan 1 tonjolan lidah medial. Saluran usus
primitif dan pembentukan tunas hati akan terbentuk pada embrio berukuran 3 mm
ini. Kantung amnion dan plasenta juga sedang dibentuk.
Embrio Ibu memiliki panjang sekitar 1,25 mm – 3 mm. Minggu
ini adalah minggu perkembangan besar-besaran dari organ tubuh embrio. Sudah
terbentuk lempeng telinga, lempeng mata, lengkung faring, dan rigi lengan.
Tonjol-tonjol wajah berupa tonjol maksila (rahang atas) dan tonjol mandibula
(rahang bawah) sudah terbentuk.
Sel mesoderm akan berkembang menjadi sel-sel darah dan
kemudian membentuk pembuluh-pembuluh darah kecil. Dengan berlanjutnya
pembentukan tunas pembuluh darah, pembuluh darah ekstraembrional akan membentuk
hubungan dengan pembuluh darah di dalam embrio sehingga menghubungkan embrio
dan plasenta (ari-ari).Selaput perikardium (meliputi jantung) mulai terbentuk.
Tunas paru mulai tampak sebagai suatu tonjolan di dekat dinding depan usus.
Bagian-bagian dari ginjal yaitu tubulus nefron dan glomerulusnya berkembang
pesat minggu ini.
·
Minggu 7
Saya berusia 5 minggu dan berukuran 2 sampai 5 mm. Jantungku
sudah dialiri darah dan kaki tanganku mulai memanjang. Tinggal 33 minggu lagi!

Perubahan tubuh ibu hamil
Embrio :
Pada minggu ke-7, bentuk luar dari embrio berkembang dengan
pesat. Mata yang berukuran sebesar titik saat ini akan membentuk lensa mata.
Lempeng telinga juga akan membentuk gelembung telinga yang berkembang membentuk
bangunan-bangunan yang berfungsi untuk pendengaran dan keseimbangan. Pembentukan
lapisan untuk kavum timpani serta tuba eustachius (bagian dari telinga) sudah
mulai berkembang. Minggu ini tangkai kantung kuning telur dan tangkai
penghubung bersatu membentuk tali pusat.
Rongga jantung yang hampir sempurna sudah mulai dialiri oleh
darah. Sekat jantung mulai dibentuk mulai minggu ke-6 sampai minggu ke-8.
Apabila terjadi gangguan pada pembentukan sekat jantung saat ini, maka bayi
dapat lahir dengan kelainan jantung bawaan.
Permulaan dari sistim pencernaan dan sistim pernapasan mulai
terbentuk. Tunas paru akan membentuk trakea dan tunas bronkialis. Tunas
bronkialis akan membentuk saluran bronkus di kanan dan kiri. Otak, otot, dan
tulang juga sudah memiliki bentuk awal. Plakoda hidung membentuk lubang hidung
dan membentuk tonjol hidung. Tunas untuk anggota badan depan dan belakang
(tangan dan kaki) sudah mulai berbentuk dayung dan semakin memanjang. Panjang
embrio dari puncak kepala sampai bokong berukuran 2-5 mm, pengukuran ini lebih
sering dipakai daripada pengukuran dari kepala ke tumit karena kaki embrio
seringkali terlipat yang mengakibatkan sulitnya pengukuran.
·
Minggu 8
Umurku 6 minggu dan panjangku sekitar 11 sampai 13 mm.
Otakku berkembang pesat dan wajahku sudah semakin jelas terlihat. Tinggal 32
minggu lagi!

Perkembangan pesat otak dan jantung embrio
Perkembangan terbanyak minggu ini adalah perkembangan otak
dan kepala embrio. Pada minggu ke-8, otak embrio berkembang dengan kecepatan
yang luar biasa. Wajah dari embrio juga semakin jelas terlihat, matanya
terbuka, mulut dan lidahnya berkembang, dan embrio sudah mulai membentuk
ginjal. Saat ini adalah periode kritis perkembangan lengan hampir berakhir,
tonjolan lengan dan kaki mulai membentuk bagian tangan, bahu, dan jari-jari.
Tonjolan lengan sudah berada di posisi proporsional akhir dan perkembangan rigi
jari-jari tangan dan kaki sudah terbentuk. Tali pusat-bagian yang menghubungkan
antara embrio dengan plasenta- sudah terbentuk. Tali pusat akan menjamin
transportasi nutrisi dan oksigen untuk embrio Ibu.
Pada minggu ke-8, jantung janin sudah lengkap terbentuk 4
rongga, sekat untuk membatasi ruang bilik dan serambi, serta katup diatara
ruang-ruangnya. Tonjolan paru sudah diliputi oleh pleura (selaput paru) dan
cabang dari saluran bronkus. Saluran-saluran dari ginjal juga semakin banyak dan
semakin berkembang. Membrana kloakalis pada janin sudah terbagi menjadi
membarana urogenitalis (membentuk saluran kencing dan alat kelamin) serta
membrana analis (membentuk anus atau dubur). Tonjol genitalia akan berkembang
menjadi tonjol skrotum (kantong kemaluan) pada bayi laki-laki dan akan
berkembang menjadi labia mayora pada bayi wanita. Embrio Ibu saat ini memiliki
panjang 2 kali lipatnya yaitu 11-13 mm.
Akhir minggu ke-8, embrio Ibu berusia 6 minggu dan berukuran
22-24 mm, kepala masih lebih besar dibandingkan dengan tulang belakang.
Tonjolan jari tangan dan kaki sudah ada, saluran dari tenggorokan ke paru-paru
sudah terbentuk. Bibir atas sudah sempurna dan bentuk telinga bagian luar mulai
membentuk elevasi pada kedua sisi kepala. Bagian ‘buntut’ embrio akan perlahan
menghilang. Pertumbuhan embrio memiliki kecepatan 1 mm/hari, namun tidak harus
di dalam penambahan panjang badan, dapat juga di pertumbuhan organ lain seperti
di lengan dan kaki.
Periode kritis perkembangan jantung sudah hampir berakhir.
Bilik jantung sudah lengkap dan akan menyempurnakan bentuknya. Perkembangan
hati disini akan menyebabkan penonjolan dari perut embrio. Sistim saluran
pencernaan berkembang di umbilikus, usus halus berkembang dan akan bermigrasi
ke dalam perut ketika ruang di perut embrio sudah cukup besar. Punggung embrio
semakin memanjang sekarang, rangka embrio masih terdiri atas kartilage (tulang
rawan) dimana sel tulang pertama akan menggantikan kartilage pada hari ke 47
kehamilan. Osifikasi (proses penulangan) primer mulai terjadi di pusat dari
tulang panjang, Embrio Ibu sudah mulai terlihat seperti bayi kecil sekarang.
·
Minggu 9
Umurku 7 minggu dan beratku 2 gram. Panjangku saat ini 22
sampai 30 mm. Jari-jariku mulai terbentuk dan aku mulai bergerak! Tinggal 31
minggu lagi!

Pergerakan embrio pertama kali
Embrio :
Minggu ini mata embrio sudah memiliki lensa, iris, retina,
kornea, dan kelopak mata. Mata janin belum terbuka karena kelopak mata belum
terbentuk sempurna. Pigmentasi retina didapatkan pada embrio. Saat ini embrio
Ibu sudah menjadi janin yang berarti ‘muda’. Meskipun masih tergolong sangat
kecil, embrio Ibu sudah terlihat mirip dengan bayi. Selama perkembangan organ,
lengan atas lebih cepat tumbuh dibanding paha dan betis. Lengan sudah berada di
lokasi final dan jari-jari mulai memisah. Lekukan yang menandai perkembangan
jari tangan di kemudian hari sudah terbentuk.
Tonjol rahang atas (maksila) menyatu dengan tonjol hidung
ketika bibir atas terbentuk. Herniasi umbilikus atau masuknya organ pencernaan
(usus, lambung) yang berada di luar perut embrio ke dalam perut mulai terjadi
minggu ini.
Pankreas,
kandung empedu, duktus biliaris, dan anus (dubur) sudah siap di posisi
masing-masing. Hati embrio sudah terbentuk dan mulai menghasilkan sel darah
merah yang dipompakan ke seluruh tubuh oleh jantungnya yang kecil. Jantung
embrio sendiri saat ini sudah terbagi atas 4 ruangan dan berdebar 150x/menit.
Perkembangan luar biasa minggu ini adalah embrio Ibu yang
mulai bergerak. Meskipun sudah mulai bergerak, Ibu masih belum bisa
merasakannya. Gigi yang sangat kecil sudah berada di bawah gusi, pita suara dan
kelenjar ludah mulai terbentuk, serta janin akan mulai membuka mulutnya minggu
ini. Pertumbuhan alat kelamin janin Ibu akan dimulai. Panjang janin Ibu saat
ini adalah 22-30 mm dengan berat badan sekitar 2 gram.
Ibu :
Ibu akan mulai merasakan peningkatan dari lingkar pinggul minggu ini, meskipun
Ibu masih belum terlihat jelas sedang hamil. Apabila Ibu sering sekali
bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, maka kurangi konsumsi kafein
yang terkandung di dalam kopi dan teh, namun jangan mengurangi asupan cairan
secara keseluruhan.
Selama
hamil, volume darah akan meningkat sekitar 50%. Peningkatan volume darah ini
penting untuk memenuhi kebutuhan rahim yang sedang berkembang dan melindungi
Ibu dan bayi dari efek yang membahayakan ketika Ibu berbaring atau berdiri.
Peningkatan volume darah ini juga berfungsi sebagai pelindung selama persalinan
karena kemungkinan banyaknya kehilangan darah.
Peningkatan
berat badan Ibu selama kehamilan akan terbagi atas :
- 3,5 kg untuk janin
- 3,5 kg untuk simpanan Ibu (lemak, protein, nutrisi lain)
- 2 kg untuk peningkatan volume cairan
- 1 kg untuk pembesaran payudara
- 1 kg untuk rahim
- 1 kg untuk cairan amnion
- 0,75 kg untuk plasenta
Total
dari semua peningkatan berat badan Ibu selama kehamilan ini adalah sekitar 12 –
13 kg.
·
Minggu 10
Beratku sekitar 4 sampai 5 gram dengan panjang 31 sampai 42
mm. Umurku 8 minggu dengan jari-jariku yang sudah lengkap terbentuk. Telinga
dan tunas gigiku sudah ada. Tinggal 30 minggu lagi.

Pembesaran pembuluh vena ibu hamil
Embrio :
Embrio saat ini memiliki panjang 31 sampai 42 mm dengan
perkiraan berat badan sekitar 4-5 gram. Embrio Ibu sudah memiliki jari-jari
tangan dan kaki yang bebas sehingga membuat Ibu dapat merasakan tendangan di
perut. Tungkai semakin memanjang dan membengkok di daerah siku dan lutut.
Penulangan tulang anggota badan akan dimulai pada akhir masa embrio. Saat ini
tulang embrio mulai terbentuk dan indentasi di kaki yang akan membentuk lutut
dan tumit mulai mengeras.
Telinga
sudah mulai berbentuk dan kelopak mata sudah tidak transparan lagi. Tonjolan
untuk pembentukan gigi yang berada di bawah gusi mulai terbentuk (meskipun bayi
Ibu nantinya baru memiliki gigi pada usia 6-7 bulan setelah lahir). Menjelang
perkembangan minggu ke-10, lamina dentis yang berada di sepanjang rahang atas
dan rahang bawah membentuk tunas gigi, masing-masing 10 buah pada setiap
rahang. Wajah embrio saat ini sudah menyerupai manusia dengan ekornya yang
sudah menghilang. Herniasi umbilikus akan bertahan sampai minggu ke-15.
Otak embrio akan membentuk 250.000 sel saraf baru setiap
menitnya, ginjal embrio Ibu sudah mulai memproduksi air seni, lambungnya mulai
memproduksi asam lambung, dan bila embrio Ibu laki-laki, dia akan mulai
memproduksi hormon testosteron. Detak jantung janin sudah mulai dapat
terdeteksi oleh suatu alat yang bernama Doppler. Kemungkinan keguguran janin
akan menurun setelah minggu ke-10. Paru sudah terbagi atas 3 lobus di sebelah
kanan, dan 2 lobus di sebelah kiri, lengkap dengan selaputnya
·
Minggu 11
Minggu ini aku memasuki masa janin. Organ tubuhku sudah
terbentuk lengkap. Panjangku sekitar 4 sampai 6 cm dengan berat sekitar 8 gram.
Umurku 8 minggu, saat ini aku memasuki tahap pembesaran, pemanjangan, dan
penyempurnaan. Tinggal 29 minggu lagi!

Penyempurnaan organ janin
Janin :
Janin saat ini memiliki panjang dari kepala sampai bokong
sekitar 44 sampai 60 mm dengan perkiraan berat janin sekitar 8 gram, kurang
lebih sebesar telapak tangan Ibu. Tahap gangguan atau kecacatan pada janin
sudah terlewat minggu ini, minggu pembentukan organ sudah selesai dan sekarang
memasuki tahap pembesaran, pemanjangan, dan penyempurnaan.
Tangan janin akan mulai terbuka dan membentuk kepalan tinju,
nail bed atau dasar dari kuku mulai terbentuk, tonjolan di bawah giginya mulai
terbentuk, dan beberapa tulangnya mulai mengeras. Janin akan memulai refleks
menelan dan mencium.
Janin akan mulai bergerak dan menggeliat dan gerakan
tersebut akan semakin bertambah seiring dengan perkembangan tubuhnya yang makin
sempurna. Namun gerakan ini hanya terlihat dengan pemeriksaan Ultrasonografi
(USG). Ibu sendiri baru akan merasakan gerakan janin dalam beberapa minggu ke
depan. Meskipun testis dan indung telur sudah sempurna terbentuk minggu ini,
jangan buru-buru menyiapkan dekorasi kamar bayi, Ibu baru dapat melihat jenis
kelamin janin dalam waktu beberapa minggu lagi. Bila bayi Ibu perempuan,
perkembangan rahim dan vaginanya sudah dimulai.
·
Minggu 12
Umurku 10 minggu dengan berat antara 8 sampai 14 gram dan
panjang hampir 6 cm. Sel saraf dan otakku berkembang sangat cepat. Refleksku
sudah ada dan mataku dapat mengedip. Ibu dapat melihat aku dengan alat USG.
Tinggal 28 minggu lagi!

Refleks bayi mulai terbentuk
Janin :
Berat janin Ibu sekarang antara 8 – 14 gram dengan panjang
kepala sampai bokong hampir 60 mm. Janin Ibu tumbuh dan berkembang 2 kali lipat
dalam 3 minggu terakhir. Perkembangan terbesar janin minggu ini adalah refleks
bayi. Jari janin Ibu akan mulai terbuka, ibu jari kaki janin akan mulai
menekuk, otot mata akan berkontraksi dimana janin dapat mengedipkan mata, dan
mulut janin akan membentuk gerakan menghisap. Usus janin Ibu yang berkembang
dengan sangat cepat sampai membuat suatu tonjolan di tali pusat akan mulai
masuk ke rongga abdomen (perut) mulai minggu ini, dan ginjal janin akan mulai
menghasilkan air seni ke dalam kantong kemih.
Sementara itu sel saraf janin berkembang sangat cepat dan di
dalam otak janin sinaps atau aliran listrik saraf juga mulai terbentuk. Mata
janin akan berpindah dari sisi samping ke depan kepala dan telinga janin berada
di sisi kepala, di tempat yang seharusnya. Janin mulai dapat menelan cairan
amnion (ketuban) di mana janin Ibu sedang berenang-renang sekarang. Jangan
khawatir janin Ibu tidak bisa bernapas dan tenggelam di dalam cairan amnion.
Janin mendapatkan oksigen dari darah yang dipompakan ke dalam tubuh oleh
plasenta dikarenakan janin belum dapat bernapas menggunakan paru-paru.
Sebagian besar organ janin sudah sempurna terbentuk minggu
ini. Sekarang janin akan memasuki masa maintenance yaitu masa pematangan fungsi
sistim organ agar organ dapat berfungsi sempurna dalam 28 minggu ke depan.
2.
Trimester kedua (Minggu 12 – 24)
Pada trimester kedua ini terjadi
peningkatan perkembangan janin.
Fase ini
adalah fase teraman bagi calon ibu, karena pada fase ini perlindungan bagi si
janin sudah terbentuk sempurna. Baik dari pembentukan kantung ketuban,
pembentukan otak, mata, tulang belakang dan organ vital lainnya. Pada fase ini
adalah fase pengembangan dari yang sudah dibentuk di fase sebelumnya. Jadi
jangan kaget bahwa pada fase ini, perkembangan si janin akan sangat pesat bisa
jadi hanya berbeda 1 minggu saja tubuh si ibu akan berubah drastis. Fase ini
pula si ibu bebas untuk makan apa saja, karena segala yang di makan ibu tidak
lagi terlalu berpengaruh kepada si janin. Nah di fase ini pula kontrol ke
dokter juga bisa diperjarang, lagipula biasanya vitamin yang diberikan juga
sudah tidak ada perubahan lagi. Paling jika ada kasus-kasus khusus yang butuh
pertolongan dokter seperti ada nyeri-nyeri yang tidak normal pada rahim selain
itu tidak ada yang penting. Pada minggu ke-18 kita bisa melakukan pemeriksaan
dengan ultrasongrafi (USG) untuk mengecek kesempurnaan janin, posisi plasenta
dan kemungkinan bayi kembar. Jaringan kuku, kulit dan rambut berkembang dan
mengeras pada minggu ke 20 – 21. Indera penglihatan dan pendengaran janin mulai
berfungsi. Kelopak mata sudah dapat membuka dan menutup. Janin (fetus) mulai
tampak sebagai sosok manusia dengan panjang 30 cm.
3. Trimester
ketiga (24 -40)
Trimester ini
adalah trimester terakhir dari kehamilan. Janin Ibu sedang berada di dalam
tahap penyempurnaan dan akan semakin bertambah besar, besar, dan besar sampai
memenuhi seluruh rongga rahim. Semakin besar janin maka akan semakin terasa
seluruh pergerakan yang dilakukan olehnya. Jangan lupa untuk selalu
berhati-hati dan memperhatikan tanda-tanda kegawatan seperti tanda kelahiran
prematur. Konsumsilah asupan nutrisi yang bergizi dan juga jaga asupan cairan
untuk janin Ibu. Trimester terakhir ini akan diwarnai dengan peningkatan
frekuensi ke kamar mandi, sesak karena tekanan di diafragma, dan heartburn.
Jangan lupa untuk merencanakan dengan matang persiapan untuk prosesi persalinan
nantinya. Dalam trimester ini semua organ tubuh tumbuh dengan sempurna. Janin
menunjukkan aktivitas motorik yang terkoordinasi seperti menendang atau
menonjok serta dia sudah memiliki periode tidur dan bangun. Masa tidurnya jauh
lebih lama dibandingkan masa bangun. Paru-paru berkembang pesat menjadi
sempurna. Pada bulan ke-9 ini , janin mengambil posisi kepala di bawah dan siap
untuk dilahirkan. Berat bayi lahir berkisar antara 3 -3,5 kg dengan panjang 50
cm.
Fase ini
merupakan fase yang lumayan beresiko lagi untuk si calon ibu, karena ukuran si
janin yang sudah cukup besar dan juga keseimbangan si ibu juga sudah mulai
terganggu. Jadi kudu harus dijaga kalau si ibu jangan sampai jatuh, karena hal
ini secara langsung akan berakibat juga pada si janin. Terlebih jika sudah
masuk ke bulan-bulan akhir, kontrol ke dokter juga harus lebih sering lagi. Untuk
makanan, diharapkan si ibu untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung
banyak kaborhidrat dan gula. Karena ke dua unsur ini akan memperbesar ukuran
janin, dan persalinan secara normal akan lebih sulit karena ukuran bayi bisa
tidak sebanding dengan ukuran maksimal rahim. Bahkan bukan tidak mungkin
mengganggu organ tubuh dari calon ibu, misalnya sesak nafas dan lain sebagainya
karena ukuran janin yang besar bisa menekan organ-organ tubuh si calon ibu di
sekitarnya.
·
Minggu 27
Panjang
berkisar 34 cm dan 900-1000g. Sudah dapat merespon terhadap suara yang datang
dari luar. Tinggal 13 minggu lagi!

Janin :
Minggu ini adalah awal dari trimester
ketiga. Sekarang berat janin mencapai 900 -1000 g dengan panjang janin dari
kepala ke tumit sekitar 34 cm. Janin makan dantidur teratur, membuka dan
menutup matanya, serta menghisap jarinya. Otak janin berkembang sangat
progresif. Telinga janin masih diliputi oleh verniks kaseosa yang melindungi
janin dari cairan ketuban sehingga suara yang mereka dengar masih berdengung.
Apabila janin lahir minggu ini, kemungkinan bertahan hidup adalah 85% dengan
bantuan medis.
Katarak dapat menjadi salah satu
kelainan bawaan yang dibawa sejak lahir. Lensa yang seharusnya bening menjadi
keruh. Hal ini disebabkan karena genetik (keturunan) atau ditemukan pada bayi
yang lahir dari Ibu yang mengalami campak jerman (rubela) pada minggu ke-6 atau
ke-7.
Ibu :
Rahim Ibu berada 7 cm diatas pusar atau 27 cm diatas tulang pubis atau tulang
kemaluan. Karena rahim semakin membesar dan sudah dekat dengan paru sekarang,
maka paru-paru Ibu tidak dapat mengembang sempurna sehingga terkadang Ibu
merasakan sedikit sesak napas.
Payudara Ibu sudah membesar sejak awal
kehamilan dan semakin bertambah berat saat ini. Ingatlah untuk selalu memeriksa
payudara setiap 4- 5minggu sekali. Selain payudara yang membesar, air seni yang
merembes umum dialami oleh Ibu hamil. Pembesaran rahim akan menekan kandung kemih
sehingga apabila terdapat peningkatan tekanan intraabdomen (perut) seperti
tertawa, berolahraga, batuk, perubahan posisi, atau bahkan bergerak terlalu
cepat dapat menyebabkan penekanan pada kandung kemih dan menyebabkan rembesan
air seni. Karena itu ada latihan yang dapat dilakukan untuk memperkuat otot
dasar panggul dan mengurangi inkontinensia urin (rembesan air seni) yaitu
latihan Kegel.
Antara minggu 28 – 36 Ibu akan
berkonsultasi setiap 2 minggu sekali dengan dokter Ibu. Satu bulan sebelum masa
persalinan pertemuan ini akan meningkat menjadi 1 minggu sekali.
·
Minggu
28
Panjang total tubuh 35 cm dan berat badanku 1100 g. Ibu
dapat mendengar detak jantung janin. Tinggal 12 minggu lagi!

Janin :
Janin Ibu meningkatkan berat badannya lebih dari 10 kali
dalam 11 minggu. Namun selama 4 minggu terakhir ini, berat badanya meningkat
sampai 2 kali. Pada akhir minggu ke-28, berat badan janin mencapai 1100 g,
panjang badan-bokong janin mencapai 25 cm dengan total panjang 35 cm. Kulit
tipis janin berwarna kemerahan dan dilapisi dengan verniks kaseosa. Produksi
sel darah merah sudah dilakukan seluruhnya oleh sumsum tulang janin.
Janin Ibu masih bergerak aktif sekarang, namun sekitar
minggu ke-32 gerak janin akan berkurang karena sempitnya ruang gerak bagi janin
di dalam kantong ketuban. Hal ini terjadi karena janin yang semakin bertambah
besar. Otak janin saat ini mengendalikan refleks pernapasan dan suhu. Janin Ibu
sekarang memiliki rambut di kepalanya dan lanugo hampir menghilang seluruhnya
dari tubuh kecuali di bagian punggung dan bokong. Sebagai respon terhadap
suara, detak jantung janin akan semakin cepat apabila mendengar suara Ibu.
Ibu :
Rahim Ibu berada 8 cm di atas pusar dengan kenaikan berat badan saat ini adalah
7,7 – 10,8 kg. Dari puting payudara Ibu, terkadang keluar rembesan cairan
berwarna kekuningan yang disebut dengan kolostrum. Hal ini tidak berbahaya dan
merupakan pertanda payudara sedang menyiapkan ASI untuk menyusui bayi. Dalam
kunjungan berikutnya, dokter dapat memberitahu posisi janin Ibu sekarang,
apakah kepala di bawah atau kaki dan bokong dibawah (sungsang). Janin dalam
posisi sungsang kemungkinan akan dilahirkan dengan operasi sesar. Namun Ibu
jangan khawatir apabila saat ini janin Ibu berada di posisi sungsang, masih ada
waktu 2 bulan lagi bagi janin untuk merubah posisi. Kebanyakan janin akan
merubah posisinya sendiri.
Dalam trimester ketiga ini, umumnya wanita hamil akan
meningkatkan berat badannya sebanyak 5,5 kg. Apabila Ibu sedang berkunjung
rutin ke dokter Ibu, maka cobalah untuk mendiskusikan mengenai cara persalinan
nanti, apakah normal atau memerlukan operasi. Apabila ini adalah persalinan
pertama, maka pertanyaan mengenai episiotomi, monitoring janin, dan pereda rasa
nyeri adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan. Mulailah untuk
mendiskusikan dengan dokter kebidanan Ibu mengenai A-Z perencanaan melahirkan
untuk Ibu. Minggu ke-28 merupakan masa untuk mengulangi tes darah tertentu
seperti tes toleransi glukosa.
·
Minggu 29
Panjang 37 cm danberatku 1,25 kg. janin tumbuh semakin besar
dan ruang gerakku menjadi sempit. Tinggal 11 minggu lagi!

Janin :
Pada minggu ini berat janin Ibu sekitar 1,25 kg dengan
panjang total janin sekitar 37 cm. Otot dan paru janin semakin matang dan janin
mengeluarkan air seni sekitar setengah liter ke cairan ketuban setiap harinya.
Perhatikan selalu gerakan janin Ibu, apabila janin kurang aktif dari biasanya
segera hubungi dokter. Ruang gerak janin semakin kecil karena janin bertumbuh
semakin besar dan semakin besar. Pergerakan janin akan semakin berkurang saat
ini, namun tidak menghilang dan Ibu masih tetap dapat merasakannya. Berat badan
bayi laki-laki umumnya lebih berat dari perempuan. dan setiap kali Ibu
melahirkan, maka berat badan bayi tersebut akan lebih berat dari sebelumnya. Rata-rata
berat badan janin adalah 2,5 kg – 3, 5 kg.
Testis dari janin laki-laki sedang berjalan turun ke skrotum
(kantong kemaluan), dan klitoris (organ seksual pada wanita di daerah kemaluan)
pada janin perempuan mulai terbentuk namun belum diliputi oleh labia minora
(bibir vagina bagian dalam). Selain itu, ekstremitas bawah janin sudah terbagi
antara lutut, tumit, dankaki janin.
Untuk memenuhi kebutuhan janin, Ibu akan membutuhkan asupan
protein, vitamin C, asam folat, dan zat besi. Saat ini tulang janin sedang
tumbuh dan membutuhkan banyak kalsium, karena itu pastikan Ibu minum susu (atau
sumber kalsium lain seperti keju, yoghurt, jus jeruk) dalam jumlah cukup.
Trimester ini, sekitar 250 mg kalsium dideposit setiap harinya untuk memperkuat
tulang janin. Kelenjar adrenal mulai menghasilkan hormon yang disebut
prolaktin. Prolaktin ini akan merangsang pembentukan kolostrum pada payudara Ibu
yang akan memberikan nutrisi pada bayi di beberapa hari pertama kehidupannya.
Ibu :
Bila diukur, rahim Ibu sekitar 7,6 – 10 cm di atas pusar. Pertumbuhan rahim Ibu
sekitar 1cm/minggu. Ibu dapat mengalami Sindrom Hipotensi apabila berbaring
telentang. Berbaring dengan punggung di bawah dapat menyebabkan perubahan detak
jantung dan tekanan darah sehingga Ibu akan merasa sedikit pusing ketika akan
merubah posisi.
Asma
: Asma adalah penyakit pernapasan yang ditandai dengan peningkatan respon atau
sensitivitas pada stimulasi trakea dan bronkus (saluran pernapasan). Asma
ditandai dengan gejala sesak napas, batuk berdahak, dan napas berbunyi. Apabila
Ibu memiliki asma sebelum hamil, maka di dalam kehamilan, beberapa ada yang
gejalanya membaik namun beberapa wanita hamil ada yang gejalanya semakin
memburuk. Umumnya pengobatanasma tetap dapat dilanjutkan dalam kehamilan,
seperti terbutalin, steroid, aminofilin, dan teofilin. Menghindari pencetus dan
mempertahankan hidrasi yang baik dengan banyak minum dapat membantu mencegah
serangan asma pada wanita hamil.
·
Minggu 30
Panjang 38 cm dan berat badanku 1,35 kg. Seluruh panca
indera janin sudah bekerja hampir sempurna. Tinggal 10 minggu lagi!

Janin :
Berat janin Ibu saat ini berkisar 1,35 kg dengan panjang
total 38 cm. Lapang pandang dan daya lihat janin semakin berkembang. Ketika
janin membuka mata, janin hanya akan berespon terhadap cahaya karena visusnya
yang hanya 20/400 (orang dewasa normal memiliki visus 20/20) sehingga hanya
dapat mengenali objek beberapa cm saja dari wajahnya. Janin akan terus menumpuk
lemak di tubuhnya yang akan membuat kulit janin lebih halus dan menjaga
kehangatan tubuh janin saat lahir nanti.
Janin Ibu berada dalam posisi menekuk-melingkar saat ini
dengan lutut tertekuk, lengan dan kaki melintang, dan dagu menyentuh dada. Ini
disebut dengan posisi janin. Seluruh panca indera janin sudah bekerja hampir
sempurna. Apabila janin bergerak terlalu aktif karena suara yang keras maka
perlahan usap perut Ibu, hal ini dapat membantu menenangkan mereka.
Ibu :
Ibu mungkin merasa sedikit lelah beberapa minggu terakhir dan terutama karena
mengalami kesulitan tidur. Ibu juga mungkin lebih ceroboh dari biasanya. Hal
tersebut dapat dimengerti, bukan hanya karena pertambahan berat badan, namun
kehamilan dan daerah sekitar perut yang berat dapat mengganggu konsentrasi Ibu.
Hormonal juga menyebabkan relaksasi dari ligamen yang menyebabkan sedikit
gangguan keseimbangan. Kombinasi antara keluhan yang tidak nyaman dan perubahan
hormonal membawa emosi Ibu naik turun. Apabila hal ini tidak dapat teratasi
maka bicarakanlah dengan dokter, depresi ketika masa kehamilan terjadi pada 1
dari 10 wanita.
Membran atau selaput yang berada di sekitar janin disebut
dengan kantong kehamilan (amniotic sac). Di dalam kantung tersebut terdapat
cairan ketuban yang umumnya tidak akan pecah atau merembes sampai saat
persalinan tiba. Apabila cairn ketuban merembes sebelum waktunya maka segeralah
ke rumah sakit. Membran tersebut melindungi janin dari infeksi. Dengan bocornya
kantung maka infeksi akan mudah terjadi.
·
Minggu
31
Panjangku 39 sampai 40 cm dan beratku 1,5 sampai 1,6 kg.
Gerakan janin akan semakin banyak. Tinggal 9 minggu lagi.

Janin :
Berat janin Ibu saat ini mencapai 1,5 – 1,6 kg dengan
panjang total 39-40 cm. Pertumbuhan janin sudah mulai melambat saat ini, namun
meskipun melambat, perkembangan dari organnya akan terus terjadi sampai
mencapai tahapan pematangan. Janin mulai dapat memutar kepalanya ke samping dan
bergerak semakin banyak, termasuk pada saat Ibu sedang berusaha tidur. Jangan
kesal dahulu, pergerakan janin ini menandakan janin aktif dan sehat. Kulit
janin sudah berwarna merah jambu saat ini dengan lapisan lemak di bawahnya.
Kulitnya semakin terlihat sempurna seperti saat dia akan dilahirkan nantinya.
Ibu :
Rahim Ibu berada 11 cm diatas pusar dan sekitar 31 cm diatas simfisis pubis.
Penambahan berat badan Ibu seharusnya mencapai 9,5 – 12 kg saat ini. Pada
trimester ini, rahim akan memenuhi hampir seluruh bagian perut Ibu dan Ibu akan
mulai merasakan adanya tekanan di bawah tulang iga. Ibu juga akan merasakan
nyeri punggung lebih sering karena perut dan janin Ibu mengakibatkan
peningkatan regangan dari otot di punggung. Asupan diet Ibu tetap harus
diperhatikan, kebutuhan kalsium, protein, zat besi, dan asam folat. Kalsium
perlu lebih diperhatikan karena proses osifikasi atau pengerasan pada tulang
sedang berlangsung sampai akhir kehamilan dan kalsium diperlukan untuk
perkembangan tulang tersebut.
Mungkin Ibu mulai mengalami perut yang tiba-tiba menjadi
kencang. Kontraksi yang disebut dengan kontraksi Braxton Hicks umumnya terjadi
pada paruh akhir masa kehamilan. Kontraksi berlangsung kurang lebih 30 detik,
iregular, dan tidak nyeri. Berhati-hatilah apabila kontraksi terjadi teratur,
lebih dari 4 kali dalam 1 jam (meskipun tidak nyeri), mungkin saja itu adalah
tanda persalinan preterm (prematur). Apalagi jika diikuti dengan bercak vagina
yang cair, kental, atau mengandung darah; nyeri atau keram pada perut; terasa
adanya peningkatan tekanan pada panggul bagian bawah; dan nyeri punggung yang
tidak seperti biasa.
Saat ini payudara Ibu mungkin mengeluarkan cairan yang
disebut dengan kolostrum. Jika memang iya, maka Ibu dapat memakai bantalan
(pad) di payudara agar baju Ibu tidak basah. Pilihlah bra dengan satu ukuran
lebih besar. Ibu akan sangat berterimakasih dengan ruang ekstra ini apabila bra
dipakai pada saat Ibu menyusui nanti.
Pemeriksaan USG dapat dilakukan pada minggu ini, memastikan perkembangan
janin berlangsung baik
Retardasi Pertumbuhan dalam Rahim
(Intrauterine Growth Retardation-IUGR)
Retardasi pertumbuhan dalam rahim memiliki definisi berat
badan bayi kurang dari persentil sepuluh untuk usia kehamilan bayi, dalam
artian bayi baru lahir berukuran lebih kecil dibandingkan dengan usia
kehamilannya. IUGR ini dapat dideteksi dengan pengukuran rahim dan pemeriksaan
USG ketika kontrol ke dokter. Retardasi pertumbuhan dapat disebabkan karena
rokok, pertambahan berat badan yang kurang pada Ibu, penggunaan obat-obatan dan
alkohol, janin kembar, kelainan tali pusat atau plasenta, preeklampsia, dan
riwayat IUGR sebelumnya. Retardasi mental ini meningkatkan risiko janin
meninggal di dalam kandungan. Karena hal inilah pentingnya kontrol teratur ke
dokter. Apabila Ibu dikatakan mengalami IUGR maka segera dicari penyebabnya,
hentikan hal-hal yang dapat memperburuk seperti merokok, alkohol, obat-obatan, danperbaiki
gizi Ibu.
Beberapa Ibu mengetahui kapan mereka menginginkan obat
pereda rasa nyeri ketika akan melahirkan, dan beberapa berakhir dengan bius
epidural. Kelompok Ibu lainnya berkomitmen untuk melahirkan tanpa obat apapun.
Mereka belajar teknik mengurangi rasa nyeri ketika melahirkan. Dengan persiapan
yang tepat dan dukungan dari suami dankeluarga, beberapa wanita mengatakan
bahwa melahirkan bayi secara alami lebih memuaskan
Episiotomi adalah proses memotong otot yang berada antara
vagina dan anus (daerah perineum) yang dilakukan sesaat sebelum melahirkan
untuk membantu pembukaan vagina dan menghindari perobekan saat kepala bayi
melalui jalan lahir. Beberapa wanita robek perineumnya spontan sebelum
melahirkan dan terkadang robekan bisa memanjang dan membutuhkan banyak jahitan
untuk diperbaiki. Episiotomi saat ini tidak dilakukan secara rutin, tergantung
kasusnya. Beberapa penelitian membuktikan bahwa pemijatan pada perineum 5
minggu sebelum melahirkan akan mengurangi kejadian robekan.
Beberapa wanita mengatakan ketakutannya akan ‘pub’ ketika
mengedan saat melahirkan nanti. Meskipun terkadang Ibu akan ‘pub’ saat
melahirkan nanti, Ibu tidak usah malu. Para petugas kesehatan akan
membersihkannya dengan cepat bahkan sebelum Ibu tahu.
Satu dari lima wanita yang melahirkan pertama kalinya
berakhir dengan operasi sesar. Bila Ibu merencanakan melahirkan secara normal dan
ternyata berakhir dengan sesar, tentu saja hal ini dapat mengecewakan. Serahkan
hal tersebut kepada dokter Ibu, percayalah bahwa mereka akan melakukan yang
terbaik bagi Ibu dan bayi Ibu.
·
Minggu 32
Panjangku 40 sampai 41 cm dan beratku 1,7 sampai 1,8 kg.
Warna kulitnya berubah dari kemerahan menjadi merah muda. Tinggal 8 minggu
lagi!

Janin :
Minggu ini berat janin Ibu sekitar 1,7 – 1,8 kg dengan
panjang total 40-41 cm. Pertumbuhannya yang pesat akan semakin mengambil ruang
di rahim. Ibu akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 0,5 kg/minggu dan
kebanyakan diserap oleh janin. Janin akan mengalami peningkatan berat badan
sekitar 1/3 – ½ dari berat totalnya ketika dilahirkan selama 7 minggu ke depan.
Janin saat ini memiliki kuku jari tangan dan kaki serta rambut. Kulitnya
semakin lembut dan kerutan di kulitnya akan menghilang menjelang masa persalinan.
Sistim kekebalan tubuh janin mulai terbentuk dan akan semakin diperkuat dengan
asupan ASI ketika lahir nanti.
Sepuluh persen dari bayi dilahirkan sebelum minggu ke-37.
Jadi apabila saat ini bayi dilahirkan prematur, maka mereka memiliki kesempatan
untuk hidup cukup besar. Organ utama yang belum berkembang sempurna adalah
paru-paru.
Ibu :
Rahim Ibu berada sekitar 12 cm diatas pusar dan 32 cm diatas simfisis pubis.
Volume darah Ibu akan meningkat sekitar 30 – 50% di akhir kehamilan. Karena hal
itulah terkadang terjadi pembengkakan pada tubuh yang normal terjadi selama kehamilan.
Cairan ekstra ini akan masuk ke dalam jaringan tubuh Ibu. Saat rahim Ibu yang
membesar menekah pembuluh vena yang berada di pelvis (panggul), darah yang
berasal dari bagian bawah tubuh diblokir dan akhirnya cairan masuk ke dalam
kaki Ibu. Hal inilah yang menyebabkan pembengkakan, sepatu terasa sempit, dan
terkadang cincin maupun arloji juga terasa ketat di tangan. Apabila terjadi
pembengkakan maka lepaskan semua benda yang dapat menghambat sirkulasi (cincin,
arloji), jangan pakai pakaian yang ketat), dan hindari duduk dengan
menyilangkan kaki Ibu.
Selama kunjungan prenatal, dokter akan memonitor tekanan
darah, urin (air seni), pembengkakan yang terjadi, dan tanda-tanda penyakit
lain seperti eklampsia atau IUGR. Beritahukanlah ke dokter Ibu keluhan apa saja
yang Ibu alami dan perubahan sekecil apapun agar dapat dianalisa dengan baik.
·
Minggu 33
Panjang 41 sampai 42 cm dan berat badanku 1,9 sampai 2 kg.
Tulang sudah mengeras dan tendanganku semakin kuat. Tinggal 7 minggu lagi.

Janin :
Berat badan janin Ibu sekitar 1,9-2 kg saat ini dengan
panjang total badan 41-42 cm. Tulang-tulangnya semakin mengeras dan bergabung
menjadi satu sehingga memudahkan janin untuk bergerak dan memasuki saluran
ketika dilahirkan nanti (panggul). Tulang ini belum berfusi (bergabung) secara
sempurna sampai saat remaja nantinya, karena itulah tulang dapat tetap tumbuh
seperti layaknya jaringan otak. Mata janin sudah dapat mengenali cahaya dengan
berkonstriksi dan berdilatasi ketika terpapar oleh cahaya. Perkembangan paru
janin hampir sempurna dengan lemak tubuh yang terus berakumulasi di bawah
kulitnya untuk perlindungan dan menjaga kehangatan janin. Berat badan janin
akan meningkat drastis dalam beberapa minggu terakhir sebelum dilahirkan.
Cairan ketuban mencapai level terbanyak pada trimester ini dan
akan memiliki jumlah yang tetap sampai saat melahirkan tiba. Sejak minggu ini
janin umumnya berada pada presentasi kepala, yaitu posisi cephalic atau posisi
kepala di bawah. Namun apabila Ibu tidak mendapatkan posisi janin seperti ini
di dalam rahim, masih ada waktu untuk janin berubah posisi. Umumnya dokter
menganjurkan posisi tertentu agar janin memutar posisinya. Apabila janin tetap
berada pada posisi sungsang di saat akan melahirkan natinya, dokter Ibu dapat
merekomendasikan operasi sesar.
Ibu :
Pengukuran dari simfisis Ibu saat ini mencapai 33 cm dengan pengukuran dari
pusat ke rahim mencapai 13 cm. Semakin besar rahim Ibu akan mempermudah
terjadinya heartburn. Makanlah dalam jumlah kecil namun sering (6x/hari) dan
pertahankan posisi tegak setelah makan dapat mengurangi gejala heartburn.
Terdapat beberapa pilihan untuk mengurangi nyeri di kala
melahirkan nanti, diantaranya adalah teknik bernapas seperti yang diajarkan di
kelas Lamaze, obat pereda rasa nyeri melalui suntikan, dan bius epidural. Obat
untuk meredakan rasa nyeri akan diberikan oleh dokter sesuai dengan indikasi.
·
Minggu 34
Panjangku 43 cm dan berat badanku 2 sampai 2,1 kg. Janin
hampir tidak bisa bergerak sekarang, karena sempit. Tinggal 6 minggu lagi!

Janin :
Berat janin saat ini mencapai 2-2,1 kg dengan panjang total
43 cm. Janin sudah mulai membangun sistim kekebalan tubuhnya untuk membantu
melawan infeksi. Cairan ketuban sudah mencapai kapasitas maksimumnya sehingga
janin akan semakin melekat ke dinding rahim dibandingkan berenang dalam cairan
ketuban. Hal ini berarti Ibu akan merasakan setiap gerakan dari janin.
Apabila Ibu khawatir mengenai kemungkinan terjadi persalinan
prematur, maka kekhawatiran itu dapat berkurang karena bayi yang dilahirkan
pada minggu ke-34 sampai ke-37 yang tidak memiliki masalah kesehatan (kelainan
bawaan) maka akan dapat bertahan di dunia luar. Bayi mungkin akan menghabiskan
beberapa hari di rumah sakit namun untuk selanjutnya mereka dapat berkembang
normal seperti bayi cukup bulan lainnya.
Ibu :
Tinggal 6 minggu lagi! Ibu mulai mengitung mundur saat ini. Prioritas pada
minggu-minggu terakhir adalah nutrisi bergizi, olahraga ringan, dan istirahat
cukup. Ukuran rahim Ibu diukur dari simfisis pubis mencapai 34 cm, dan apabila
diukur dari pusar sekitar 14 cm. Jangan membandingkan antara kehamilan Ibu
dengan kehmilan dari teman atau keluarga yang lain. Yang terpenting adalah
perkembangan rahim sesuai dengan masa kehamilan yang mengindikasikan
pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam berlangsung normal.
Banyak wanita mengeluhkan lelah, cemas, dan nyeri punggung
dalam minggu terakhir. Saat ini cobalah bersantaidanmerelaksasikan pikiran.
Tidur siang teratur dan jangan mengkonsumsi kafein. Banyak pertanyaan mengenai
prosesi melahirkan nantinya, berapa lama, nyeri atau tidak, apakah Ibu bisa
sampai di rumah sakit tepat waktu, dll. Semua pertanyaan itu akan kita bahas di
bawah
Semakin rahim bertambah besar maka kulit perut akan teregang
sampai mencapai maksimal. Hal ini dapat menyebabkan rasa gatal yang semakin
bertambah bila udara panas atau berkeringat. Cara terbaik mengatasinya adalah
menjaga kelembaban kulit perut dengan sering membalurkan pelembab.
Beberapa dokter merekomendasikan pemeriksaan Grup
B-Streptokokkus karena bakteri ini dapat berada di rektal atau vagina Ibu dan
mengakibatkan infeksi langsung pada bayi melalui jalan lahir. Apabila tes ini
positif maka Ibu menerima antibiotik intravena (suntikan) selama persalinan
yang dapat mengurangi risiko infeksi jalan lahir pada janin.
·
Minggu 35
Panjang 45 cm dan berat badan 2,2 kg. Janin akan
berkonsentrasi meningkatkan berat badan sekarang. Tinggal 5 minggu lagi.

Janin :
Berat janin sekarang mencapai 2,2 kg dengan panjang total 45
cm. Sebagian besar organ janin sudah sempurna saat ini, janin akan
berkonsentrasi untuk meningkatkan berat badannya di minggu terakhir kehamilan.
Bila janin Ibu laki-laki maka testisnya sudah berada di kantung skrotum
sekarang (kantung zakar).
Ibu :
Pengukuran rahim dari pusar berkisar 15 cm dan pengukuran dari simfisis pubis
sampai bagian atas rahim mencapai 35 cm. Ibu mungkin mulai merasakan
peningkatan dari frekuensi berkemih. Hal ini dapat terjadi karena janin yang
semakin besar mulai menekan kandung kemih. Kurangi minum sebelum tidur dapat
membantu mengurangi frekuensi berkemih di malam hari. Produksi ASI di payudara
Ibu dapat menyebabkan sedikit rembesan yang disebut kolostrum. Mulai minggu
ini, Ibu akan diminta untuk datang kontrol 1 minggu sekali. Saat ini juga
merupakan saat yang tepat untuk membicarakan rencana persalinan bersama
pasangan dan dokter Ibu.
Persiapkan barang-barang yang akan dibawa apabila Ibu akan
bersalin nantinya dan tentukan rumah sakit dimana Ibu akan melakukan persalinan
(lengkap dengan rute menuju rumah sakit tersebut). Jangan lupa untuk selalu
makan dengan frekuensi yang teratur dan mempersiapkan makanan kecil untuk
tenaga Ibu. Di saat persalinan nanti Ibu akan membutuhkan seluruh cadangan
glukosa untuk mengedan.
·
Minggu 36
Panjangku 46 cm dan berat badan 2,3 sampai 2,5 kg. Kepala
janin akan mulai berada di bawah. Seluruh organ sudah sempurna! Tinggal 4
minggu lagi!

Janin :
Minggu ini berat janin Ibu sekitar 2,3-2,5 kg dengan panjang
total 46 cm. Saat ini lanugo (rambut tipis) yang masih berada di dada dan
punggung janin mulai menghilang. Begitu juga dengan verniks kaseosa, lapisan
serupa lilin yang melindungi janin selama 9 bulan ini dari cairan ketuban.
Janin Ibu akan menelan semua substansi ini dan akan menghasilkan hasil sisa di
ususnya yang berwarna kehitaman dan disebut mekonium. Mekonium akan keluar
dalam waktu 24 jam setelah bayi dilahirkan. Apabila bayi mengalami stres di
dalam rahim, maka mekonium dapat keluar dini di dalam rahim.
Akhir minggu ini janin Ibu akan mencapai tahapan full-term
atau cukup bulan (37 – 42 minggu). Bayi yang lahir sebelum usia 37 minggu
adalah bayi pre-term (kurang bulan), dan bayi yang lahir lebih dari 42 minggu
adalah bayi post-term. Umumnya pada akhir minggu ini kepala janin Ibu sudah
berada di bawah. Bersiaplah, bayi Ibu bisa lahir kapan saja.
Tulang yang membentuk kepala janin dapat mengalami overlap
pada saat melalui jalan lahir nanti. Fenomena ini disebut molase dan membantu
janin untuk melewati jalan lahir. Jangan kaget apabila bayi Ibu lahir dengan
sedikit benjolan di kepala. Setelah beberapa jam atau beberapa hari, kepala
bayi Ibu akan kembali ke bentuk semula (bulat).
Ibu :
Pengukuran dari simfisis pubis sampai bagian atas rahim Ibu adalah 36 cm dengan
pengukuran dari pusar mencapai 14 cm. Dengan ukuran janin yang besar dan rahim
yang berkembang ini, Ibu akan mudah untuk mengalami heartburn. Makan makanan
dengan jumlah sedikit dengan frekuensi sering dapat mengurangi keluhan.
Menjelang persalinan kontraksi Braxton-Hicks akan lebih sering terjadi.
Kenalilah perbedaan antara kontraksi palsu dan kontraksi asli.
Lightening adalah kondisi dimana hasil pengukuran pada rahim
Ibu lebih kecil daripada minggu sebelumnya akibat kepala janin yang sudah
memasuki jalan lahir atau cairan ketuban yang sudah mulai berkurang. Kejadian
lightening bisa baru terjadi ketika persalinan akan dimulai. Lightening dapat
memberikan lebih banyak ruang bagi Ibu untuk mengambil napas panjang ketika
mengedan karena diafragma sudah tidak tertekan lagi. Lightening juga akan
mengurangi keluhan heartburn. Namun lightening juga menyebabkan penekanan pada
kandung kemih dan rektum sehingga meningkatkan frekuensi berkemih dan meningkatkan
rasa ingin ‘pub’.
Bergeraklah selalu untuk menjaga kelancaran aliran darah
pada Ibu. Berjalan akan meningkatkan aliran darah ke janin dan juga mencegah
pembengkakan pada kaki, varises vena, dan komplikasi lain. Hindari duduk dengan
menyilangkan kaki danhindari berdiri dalam satu posisi selama lebih dari 10
menit. Angkat kaki Ibu ketika beristirahat. Dalam perjalanan, selalu kenakan
sabuk pengaman di bawah perut Ibu. Melakukan perjalanan jauh pada usia
kehamilan lebih dari 34 minggu tidak dianjurkan. Apabila Ibu terpaksa melakukan
perjalanan, maka konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Ibu.
·
Minggu 37
Panjangku 47 cm dan berat badan 2,6 sampai 2,8 kg. Janin
sudah siap melihat dunia! Tinggal 3 minggu lagi.

Janin :
Hal ini berarti bayi
Ibu siap untuk lahir kapanpun,. Paru-parunya sudah matang dan dapat berfungsi
di luar rahim. Berat badan bayi mencapai 2,6-2,8 kg dengan panjang total 47 cm.
Beberapa bayi memiliki rambut tebal dan beberapa bahkan tidak memiliki rambut.
Ibu :
Saat ini Ibu berada pada masa aterm. Rahim Ibu berukuran sama dengan 1 atau 2
minggu yang lalu. Dokter Ibu akan melakukan pemeriksaan dalam atau pemeriksaan
pelvis (panggul) saat ini. Pemeriksaan ini akan membantu untuk mengevaluasi
kemajuan dari persalinan dan posisi dari bayi di jalan lahir. Serviks
sepenuhnya terbuka bila diameter bukaan serviks 10 cm
·
Minggu 38
Panjangku 47 cm danberat 2,8 sampai 3 kg. Tinggal 2 minggu
lagi.

Janin :
Pada saat ini bayi Ibu akan memiliki berat sekitar 2,8-3 kg
dengan panjang total 47 cm. Lingkaran kepala dan lingkaran perut bayi Ibu
memiliki ukuran yang sama. Verniks kaseosa hampir seluruhnya menghilang dari
tubuh bayi Ibu saat ini.
Ibu :
Pengukuran simfisis pubis sampai bagian atas rahim mencapai 36-38 cm saat ini.
Karena janin yang sudah cukup bulan, Ibu dapat merasakan pergerakannya lebih
sering. Umumnya Ibu hamil pada minggu terakhir tidak akan bertambah besar.
Kontraksi palsu akan semakin sering terasa. Dokter juga akan megevaluasi kadar
zat besi pada tubuh Ibu. Jangan sampai Ibu mengalami anemia karena defisiensi
besi. Ibu dengan anemia akan mengalami gejala mudah lelah dandikhawatirkan
tidak akan kuat saat persalinan nanti.
·Minggu 39
Panjangku 48 cm dan berat 3 sampai 3,2 kg. Tinggal 1 minggu
lagi!

Janin :
Berat bayi Ibu saat ini mencapai 3-3,2 kg dengan panjang
total 48 cm. Tali pusat bayi memiliki panjang sekitar 50 cm sehingga dapat
terjadi lilitan tali pusat pada tubuh bayi mengingat bayi Ibu yang sudah besar dan
mengambil hampir seluruh ruang yang tersisa di rahim. Seluruh organ tubuh bayi siap
berfungsi sempurna sekarang.
Ibu :
Ibu mungkin sudah merasa sangat tidak nyaman saat ini. Perasaan tekanan pada
rongga panggul semakin besar. Pengukuran dari simfisis pubis sampai bagian atas
rahim Ibu sekitar 36-40 cm. Ibu hampir berada di akhir kebidanan. Jangan panik
apabila bayi belum juga lahir sampai akhir minggu ini. Hanya 4% bayi yang lahir
sesuai dengan perkiraan tanggal kelahiran. Bersantailah dan tenangkan pikiran,
pergi jalan-jalan dengan pasangan Ibu.
Kebanyakan wanita akan mengalami penurunan berat badan
sekitar 5 kg segera setelah melahirkan (bayi seberat 3,5 kg, plasenta 0,5 kg,
darah dan cairan amnion 1 kg). Setelah melahirkan, Ibu akan mengeluarkan lokia
atau selaput yang ada di rahim Ibu. Lokia ini awalnya bercampur dengan darah
sehingga berwarna merah seperti darah menstruasi lalu perlahan-lahan menjadi
berwarna kekuningan atau keputihan sebelum akhirnya berhenti.
Emosi Ibu mungkin saja naik turun setelah melahirkan atau
mengalami sindrom ‘baby blues’. Ibu akan mudah sedih, lelah, tidak dapat tidur,
dan cemas. Masalah emosional ini akan berlalu dalam 2-3 minggu ke depan.
·Minggu 40
Aku sudah sempurna dan sangat siap melihat dunia. Jika tidak
keluar sekarang maka akan berbahaya bagi ibu maupun bayi.

Janin :
Minggu ini janin sudah berkembang dengan sempurna, panjang
total 48 cm dan berat badan 3400 g. Bayi Ibu memenuhi ruang rahim dan hampir
tidak memiliki ruang gerak. Imunitas atau kekebalan dari Ibu akan bertahan di
tubuh bayi dan membantunya melawan infeksi selama 6 bulan ke depan. Bayi
memiliki 300 tulang pada saat dilahirkan, dewasa memiliki 206 tulang. Hal ini
disebabkan karena beberapa tulang bayi akan bergabung menjadi satu di kemudian
hari. Sebagian besar verniks kaseosa pada bayi sudah menghilang. Lima belas
persen total tubuh bayi adalah lemak, 80%-nya berada di bawah kulit, dan 20%
lainnya berada di sekitar organ. Bayi laki-laki atau perempuan, puting mereka
dapat mengeluarkan sedikit air susu. Apabila hal ini berlangsung maka tidak
usah khawatir karena kejadian ini akan menghilang dalam beberapa hari ke depan.
Saat bayi Ibu dilahirkan, dokter akan memotong tali pusatnya
kemudian mulut dan tenggorokan bayi akan disedot. Selanjutnya, bayi akan
diperiksa, dibersihkan, dan dilakukan penilaian Apgar Score. Sesudah
pemeriksaan, bayi akan diberikan selimut bersih dan diletakkan di dada Ibu
untuk inisiasi menyusu dini. Sangat penting untuk menjaga kehangatan bagi bayi
baru lahir. Ubun-ubun kecil bayi yang saat ini masih terbuka akan menutup dalam
waktu 3 bulan setelah dilahirkan, sedangkan ubun-ubun besar akan menutup
sekitar pertengahan tahun kedua.
Setelah itu, bayi Ibu akan diberikan tetes mata untuk
mencegah infeksi dan suntikan vitamin K untuk membantu faktor bekuan darah
bayi. Kemudian bayi diletakkan di tempat penghangat selama 30 menit sampai 2
jam. Vaksin hepatitis dianjurkan diberikan pada bayi baru lahir.
Jaundice pada bayi baru lahir dapat terjadi. Jaundice
memiliki artian kadar bilirubin yang meningkat dan mengakibatkan kuning pada
kulit bayi. Kadar bilirubin dapat meningakat selama 3-4 hari setelah kelahiran
bayi dan kemudian turun. Namun apabila jaundice terjadi dalam 24 jam pertama
kelahiran dan kadar biliribun tidak menurun, maka mungkin bayi Ibu memerlukan
fototerapi untuk membantu menghancurkan bilirubin.
Ibu :
Bayi saat ini sudah sangat siap untuk
melihat dunia. Untuk Ibu, ini adalah akhir dari perjalanan yang panjang.
Dari simfisis pubis ke bagian atas rahim berukuran 36 – 40
cm. Ibu saat ini sudah sangat siap untuk melahirkan bayi. Bila kehamilan melebihi
batas tanggal, plasenta akan gagal memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan
akibatnya bayi dapat kehilangan nutrisi. Keadaan ini disebut dengan postmatur.
Berdasarkan beberapa pertimbangan, dokter dapat melakukan induksi atau
rangsangan agar terjadi persalinan. Induksi akan dilakukan dengan obat-obatan
yang diberikan meningkat secara perlahan sampai kontraksi dimulai. Saat Ibu
menerima obat, kondisi Ibu juga keadaan janin akan dimonitor secara ketat.
Selain induksi, digunakan juga obat untuk mematangkan
serviks agar terjadi peregangan dan pembukaan. Apabila induksi dengan
obat-obatan tidak berhasil atau terjadi gawat janin, kemungkinan dokter Ibu
akan menyarankan operasi sesar untuk melahirkan bayi. Rahim Ibu akan mengecil
dari ukuran semangka ke ukuran bola voli setelah melahirkan. Dalam waktu
beberapa minggu, rahim Ibu akan kembali ke ukuran normal.
Mengatasi ketidaknyamanan di kala hamil
Mengatasi problem sulit tidur
- Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama.
- Berbaring dengan posisi miring, bantal diantara kedua kaki danbantal menyangga perut.
- Jangan terlalu banyak minum di waktu malam atau Ibu akan bolak-balik ke toilet sepanjang malam.
- Hindari kafein sejak sore hari.
- Berolahraga teratur.
- Tidur di ruangan yang nyaman.
- Apabila Ibu mengalami heartburn, tidurlah dengan bantal yang sedikit ditinggikan.
PERSALINAN
Empat tahapan
melahirkan :
1.
Tahapan pertama (Kala I, Kala Pembukaan) :
Tahapan pertama adalah tahapan kontraksi dan pembukaan dari
serviks (leher rahim). Serviks akan meregang, menipis, dan membuka. Permulaan
kala I adalah datangnya kontraksi yang teraturdansemakin meningkat baik
frekuensi maupun intensitasnya. Dokter atau petugas kesehatan akan memeriksa
serviks Ibu dan menghitung waktu kontraksi untuk menandakan apakah Ibu sudah
masuk ke dalam fase aktif atau belum. Pada saat memasuki tahapan inilah Ibu
sebaiknya segera bersiap-siap menuju rumah sakit. Fase ini dapat berlangsung
selama 14-15 jam pada primi (persalinan pertama kali) dan dapat berlangsung
lebih cepat pada multigravida (persalinan > 1 kali)
2.
Tahapan kedua (kala 2, Kala Pengeluaran) :
Kala 2 adalah kala pengeluaran. Apabila pembukaan Ibu sudah
lengkap (10 cm atau 10 jari) maka masuklah ke dalam fase mengedan. Teknik
mengedan yang baik adalah kedua tangan mengait lutut dan mengedan hanya
dilakukan bila kontraksi atau mulas datang. Kontraksi akan datang setiap 2-3
menit. Tutup mulut Ibudanmulailah mengedan panjang dan kuat. Hentikan mengedan
apabila kontraksi berhenti. Pada primigravida, kala 2 berlangsung selama 1 –
1,5 jam, dan pada multigravida berlangsung selama ½ jam
Pada akhir tahapan ini dokter mungkin melakukan episiotomi
(terutama untuk persalinan pertama) untuk melebarkan jalan lahir (apabila
diperlukan). Janin Ibu akan melihat dunia pertama kalinya pada tahapan ini.
3.
Tahapan ketiga (Kala 3, Kala Pengeluaran Plasenta) :
Setelah bayi dilahirkan, antara 6 – 15 menit plasenta atau
ari-ari akan dilahirkan. Umumnya kala ini berlangsung cepat, tidak nyeri, dan
tanpa masalah.
4.
Tahapan keempat (Kala 4)
Tahapan ini adalah tahapan observasi atau pengawasan
perdarahan dan baik atau tidaknya kontraksi rahim selama kurang lebih satu jam.
Tahapan ini penting terutama bagi Ibu yang memiliki risiko perdarahan pasca
melahirkan (Haemoragic Post Partum).
Nyeri saat persalinan
Mungkin akan banyak pertanyaan mengenai mengapa terdapat
nyeri pada saat persalinan. Nyeri persalinan berhubungan dengan hormonal dan
kontraksi. Hormon yang dihasilkan membuat rahim berkontraksi. Saat rahim
mendorong bayi keluar, terjadilah peregangan dan pembesaran dari serviks (leher
rahim). Hal inilah yang menyebabkan terjadinya nyeri pada saat persalinan.
Membedakan tanda persalinan asli dan
kontraksi palsu
- Berjalanlan. Apabila kontraksi semakin meningkat dengan Ibu berjalan maka segeralah ke dokter. Kontraksi palsu akan menurun dengan pergerakan
- Apakah kontraksi teratur? Tanda persalinan asli ditandai dengan interval kontraksi yang regular. Kontraksi palsu berlangsung singkat (< 45 detik) dan iregular
- Nyeri pada kontraksi palsu didapatkan pada perut bagian bawah. Pada persalinan asli, nyeri dan kontraksi terjadi dari bagian atas rahim menjalar ke seluruh perut.
Tanda Persalinan :
- Lightening (bayi jatuh)
- Bloody show. Keluarnya lendir beserta darah dari vagina
- Pecah ketuban. Rembesan cairan ketuban dari vagina
- Peregangan, penipisan, danpembukaan serviks (leher rahim)
- Kontraksi teratur disertai nyeri persalinan
Kelahiran premature : Ketika bayi lahir antara minggu ke 38 – 42, maka disebut
dengan bayi cukup bulan (full term). Apabila bayi lahir dibawah 38 minggu kehamilan,
maka disebut dengan prematur dan memiliki risiko lebih tinggi. Apabila terjadi
tanda persalinan dini, bedrest total dapat membantu mengurangi gejala tersebut.
Beberapa obat muscle relaxant, sedatif, atau narkotik dapat membantu
menghentikan gejala persalinan prematur. Dokter Ibu yang akan menentukan apakah
janin lebih baik ditahan di dalam rahim atau dapat langsung dilahirkan.
Beberapa penyebab dari kelahiran prematur adalah janin kembar, inkompetensi
serviks (leher rahim), penyakit dalam kehamilan (toksoplasma), polihidramnion
(terlalu banyak cairan ketuban), abnormalitas dari janin maupun bentuk rahim,
plasenta previa atau abruptio plasenta, ketuban pecah dini karena infeksi, dan
kematian janin dalam rahim.
Mengetahui selaput
ketuban sudah pecah
Umumnya pecahnya selaput ketuban dirasakan sebagai kebasahan
atau rembesan air yang turun ke kaki ketika Ibu berdiri. Cairan ketuban umumnya
bening dan encer, terkadang disertai darah atau berwarna kuning hijau. Dua tes
dapat dilakukan oleh dokter untuk membedakan antara cairan ketuban dengan air
seni atau cairan vagina adalah tes nitrazin (berdasarkan pH cairan ketuban) dan
tes ferning (melalui pemeriksaan mikroskop). Yang sebaiknya Ibu lakukan apabila
ketuban Ibu pecah adalah segera hubungi petugas kesehatan. Jangan ditunda-tunda
karena pecahnya ketuban berarti membuka pintu masuk bagi kuman dan memudahkan
terjadinya infeksi dalam rahim.
Operasi Sesar
Operasi sesar dapat direncanakan atau tidak tergantung
kondisi Ibu saat itu. Mungkin saja perencanaan awal adalah melahirkan secara
normal namun di tengah jalan tiba-tiba pembukaan Ibu tidak maju-maju atau
terdapat gawat janin, maka operasi sesar dapat dilakukan segera. Beberapa
indikasi untuk melakukan operasi sesar adalah :
- Riwayat operasi sesar sebelumnya dengan insisi klasik vertikal, atau operasi sesar lebih dari 1 kali
- Riwayat operasi rahim sebelumnya (miomektomi)
- Janin kembar (beberapa bayi kembar dapat dilahirkan secara pervaginam namun bagi mereka yang memiliki risiko tinggi atau mengandung kembar lebih dari 2 direkomendasikan untuk menjalani operasi sesar)
- Bayi besar (makrosomia, memiliki berat > 4 kg)
- Disproporsi sefalo-pelvis (CPD)
- Posisi bayi sungsang (bokong di bawah) atau lintang
- Plasenta previa pada Ibu (plasenta menutupi jalan lahir), Abruptio Plasenta
- Ibu adalah pengidap HIV positif
- Bayi memiliki kelainan yang membuat persalinan pervaginam berisiko tinggi
Ibu dapat ditemani dengan pasangan atau keluarga ketika
melahirkan dengan operasi sesar (tergantung kebijakan rumah sakit dan kasus
Ibu). Ibu akan diberikan anestesi (bius) epidural atau spinal yang akan
mematikan separuh bawah badan sementara Ibu masih sadar namun tidak akan
merasakan sakit. Kain akan dibentangkan antara Ibu dengan tubuh Ibu bagian
bawah sehingga Ibu tidak perlu melihat prosedur operasi sesar tersebut. Operasi
ini umumnya berlangsung selama 30 menit. Setelah bayi lahirdanselesai diperiksa
serta dibersihkan, bayi akan diberikan pada Ibu untuk inisiasi menyusu dini.
Keuntungan melahirkan dengan operasi sesar adalah melahirkan
bayi yang sehat. Kerugiannya adalah adanya komplikasi dari operasi sesar
(infeksi, perdarahan, syok), Ibu akan tinggal di rumah sakit lebih lama, dan
pemulihan di rumah pasca operasi lebih lama dari persalinan normal (4-6
minggu).
MENYUSUI BAYI (ASI)
ASI atau Air Susu Ibu adalah makanan yang paling alami
dengan nutrisi terlengkap bagi bayi. ASI memiliki komposisi yang seimbang
dengan protein, karbohidrat, dan lemak, juga dilengkapi dengan vitamin dan
mineral yang dibutuhkan oleh bayi dalam 6 bulan pertama kehidupannya.
ASI Ibu baru akan keluar dalam waktu 2-3 hari setelah
persalinan. Cairan yang pertama kali keluar adalah cairan yang disebut
kolostrum. Kolostrum memiliki antibodi yang bermanfaat untuk membantu tubuh
bayi melawan infeksi. Produksi dari ASI akan dipengaruhi oleh hormon prolaktin.
Sebelumnya mungkin Ibu akan merasanya nyeri dan keras di payudara, hal ini
wajar terjadi. Gunakan bra khusus untuk menyusui guna membuat Ibu lebih nyaman.
Ibu tetap dapat menyusui bayi meskipun Ibu merencanakan
untuk kembali bekerja setelah melahirkan. Saat ini sudah tersedia alat pompa
ASI sehingga dapat menyimpan ASI untuk bayi di saat Ibu sedang bekerja.
Keuntungan dari menyusui sangat banyak, diantaranya adalah :
- Mengurangi kejadian alergi pada anak
- Mengurangi risiko diare, infeksi saluran pernapasan,dan infeksi pada telinga anak
- IQ anak lebih tinggi
- Mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), kematian bayi usia 2-4 bulan yang tidak diketahui sebabnya
- Mengurangi risiko kanker payudara dan kanker indung telur pada Ibu
- Mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang panggul setelah menopause
- Menurunkan kejadian obesitas paska kehamilan
- Hormon oksitosin dilepaskan selama menyusui yang menyebabkan peningkatankontraksi rahim, mencegah involusi rahim, dan menurunkan angka kejadian perdarahan setelah melahirkan
- Menciptakan ikatan antara ibu dengan bayi
- Mengurangi biaya dibandingkan dengan pemakaian susu formula
- Menyusui memperlambat ovulasi (keluar dan matangnya sel telur) setelah melahirkan sehingga menjadi suatu bentuk KB alamiah
Cara Menyusui yang Benar
Terdapat berbagai posisi untuk menyusui namun posisi yang
baik adalah dimana posisi kepala dan badan bayi berada pada garis yang lurus
sehingga bayi dapat menyusui dengan nyaman. Selain itu posisi ibu pun harus
nyaman. Cara menyusui yang benar adalah :
- Cobalah untuk menyangga punggung, bahu, dan leher bayi. Bayi sebaiknya dapat menggerakkan kepalanya ke depan dan ke belakang dengan mudah
- Letakkan bayi dengan posisi hidungnya setara dengan puting sehingga bayi akan melekat sempurna dengan payudara
- Tunggu sampai bayi membuka mulut lebar dengan lidah di bawah, ibu dapat membuat bayi dalam posisi ini dengan merangsang bibir bagian atas bayi dengan jari ibu
- Bayi anda akan mendekatkan kepalanya ke payudara dengan dahi terlebih dahulu
- Bayi akan membuka mulutnya lebar untuk mencakup putting dan lingkaran gelap di sekitar puting, puting ibu sebaiknya berada pada langit-langit mulut bayi
- Untuk merangsang bayi melepaskan mulutnya dari puting, dengan lembut letakkan ujung jari ibu pada sudut mulut bayi dan bayi akan secara otomatis membuka mulutnya. Jangan menarik secara paksa karena akan menimbulkan luka pada putting

Beberapa wanita mengalami depresi pada akhir kehamilan.
Apabila Ibu merasa hal ini terjadi maka segeralah bicarakan dengan pasangan, keluarga,
atau dokter Ibu.
Pada minggu terakhir kehamilan, Ibu
dapat melakukan pijatan ringan di perineum (daerah antara vagina dan dubur)
yang akan meningkatkan elastisitas perineum dan membantu mengurangi risiko
robekan perineum saat proses kelahiran nanti.
Mengatasi payudara bengkak dan
penuh air susu
- Yang paling mudah dilakukan adalah mengosongkan payudara dengan menyusui atau diperas di air hangat
- Kompres dengan kantong es
- Susui bayi Ibu dengan kedua payudara bergantian
- Apabila Ibu sedang tidak bisa menyusui, usahakan mengeluarkan air susu secara teratur untuk menjaga air susu Ibu terus mengalir
- Obat pereda rasa sakit seperti asetaminofen dapat digunakan (aman untuk menyusui)
- Hubungi dokter bila nyeri terus berlanjut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar